U2 Indonesia

Sunday, October 22, 2017

Tribute band profile: Pengisi acara U2012nite

Orange pop adalah band party yang berbasic rock dan bernuansakan britpop yang berdiri dari 1 juni 2004.

Karena racun dari sang manager yang sangat menyukai U2 akhirnya para personil pun tertular menyukai U2. Sudah lebih dari 35 lagu U2 pernah mereka bawakan, namun bisa tampil di U2nite merupakan kebanggaan tersendiri bagi grup band ini, karena untuk saat ini mungkin hanya merekalah band tanpa genre yang mendapat kepecayaan untuk tampil di U2 nite.

Sejak pertama kali mendengar tentang band ini dari mas Djundi, terus terang saya semakin ingin men-skip hari-hari berikutnya dan langsung mendarat saja di tanggal 13 Juli 2012 Tongue out

Ketika saya meminta profile dari band pengisi acara U2012nite, rencananya saya akan mengetik ulang profile masing-masing. Tapi melihat profile yang dikirim oleh Astrie, saya merasa akan lebih baik jika langsung saja sharing band profile mereka sebagaimana yang saya terima. Sayang rasanya kalau harus diketik begitu saja, padahal sudah dibuat sedemikian rupa.

Sejak pertama kali band ini terbentuk, kami memang suka sekali mendengarkan U2, bahkan sejak kami belum bergabung sebagai band.

Ambience gitar the Edge dan karakter vocal Bono yang luar biasa itu yang paling menonjol, dan lirik mereka yang betul2 dalam bagi kami. Jujur, lagu mereka enak di dengar tapi sulit untuk dimainkan karena ambiencenya sangat unik. Tapi tahun 2007 kita beranikan diri untuk membawakan Vertigo dan berkelanjutan ke lagu lainnya seperti Pride, Elevation, Stay, dll. Tahun 2008, kami pernah meminta kepada mas Djundi untuk ikut dalam event U2 Nite dan baru tahun 2012 ini kita 'diperbolehkan' gabung di event ini :)). So, it's a big honour for us to be a part of U2 Nite 2012 and may that night becomes the best night ever for all U2 fans..

Setlist dari Astree and The Leaves untuk U2012nite nanti: Elevation, Miracle Drug, Party Girl, Stay, Hold Me Thrill Me Kiss Me

Yuk, kenalan dengan personilnya... sekarang!

The Musca, band asal Bandung yang mengusung genre modern rock. Band ini tergabung pada pertengahan tahun 2011. Hingga detik ini, formasi solid dari the Musca adalah Ogi (Vocal), Aldy (Gitar), Pungky (Bass) dan Alfy (Drum). Nama the Musca diambil dari nama rasi bintang. Layaknya bintang, ia dapat bersinar dengan sendirinya. Secara filosofis nama ini meiliki makna yang menghiasi malam, yang menjadi petunjuk, dan layaknya bintang ia dapat bersinar dengan sendirinya.

Secara musikalitas, beat drum dan ritmik bass sangat kental nuansa rock. Dipadukan dengan nuansa modern dari sound gitar yang sangat sarat delay dan modulasi menjadikan musik the Musca layak untuk dikategorikan dalam genre Modern Rock. Diperkuat oleh penjiwaan dan karakter vocal yang khas, akan membawa pendengar terhanyut kedalam isi lagu. the Musca mengaku bahwa U2, Coldplay, dan Nidji adalah influence terbesar mereka.

Keterlibatan the Musca dalam event U2 Nite “Last Night on Earth” ini adalah untuk yang pertama kalinya. Berawal dari keterlibatannya dalam pre-event U2 Hitz #3 atas ajakan Rully dari ElevenB Entertainment, hingga the Musca akhirnya dapat terlibat dalam acara U2 Nite “Last Night on Earth”. Bagi the Musca, menjadi band pengisi U2 Nite “Last Night on Earth” adalah sebuah pencapaian yang luar biasa, salah satu personil the Musca mengaku dulu hanya membaca review event ini di majalah saja dan tak pernah terbayangkan akan menjadi pengisi dalam acara ini.

Dalam U2 Nite “Last Night on Earth” the Musca membawakan tiga buah lagu, yaitu “Magnificent”, “Elevation”, dan “I’ll go crazy if I don’t go crazy tonight”.

Untuk info dan update selengkapnya follow twitter: @enjoy_themusca