U2 Indonesia

Sunday, October 22, 2017

Adam

Adam Charles Clayton lahir di Chinnor, Oxfordshire tanggal 13 Maret 1960, dari pasangan Brian Clayton dan Jo, yang berprofesi sebagai pilot dan pramugari. Sebelumnya, Brian bekerja di perusahaan penerbangan Inggris, Royal Air. Namun semenjak ia bekerja di Aer Lingus (perusahaan penerbangan Irlandia), mereka pindah ke Malahide, Dublin. Keluarga Inggris ini memiliki 3 orang anak, Sarah Jane, Adam dan Sebastian.

Tingkah laku ajaib Adam memang sudah terlihat sejak ABG. Adam yang sempat tinggal di Kenya ini pernah belajar di sekolah swasta Castle Park dan St. Columba College di Rathfarham. Di Castle Park, ia dijuluki “Chatterbox”. Dan saat di St. Columba College, ia mendapat masalah karena ketahuan tidak memakai seragam sekolah.

Ketika masih di asrama, diam-diam ia menyimpan obsesi untuk menguasai gitar dan membeli gitar seharga 12£. Salah satu temannya mengetahui hal itu dan menawari Adam untuk belajar bass. Adam kemudian meminta orang tuanya untuk membelikan sebuah bass. Brian-Jo bingung dengan permintaan anaknya itu, namun mereka mengabulkan permintaan Adam dengan membelikannya bass bagus seharga 52£. “Aku akan main sampai aku lebih besar dari The Beatles”, kata Adam kepada orang tuanya. Ia juga sempat bergabung di band bernama Max Quad, tapi ia dikeluarkan gara-gara nggak bisa main bass dengan baik.

Di Mount Temple School, Adam menemukan bahwa sekolah barunya ini sangat “open minded” dan peraturannya tidak seketat asrama. Ia mulai sering ke bar untuk sekedar nonton band, minum bir, mengejar-ngejar cewek sampai memakai morfin dan obat bius. Semakin besar, minatnya terhadap pelajaran semakin berkurang, hingga akhirnya ia harus Drop Out dari sekolahnya di umur 16 tahun.

Ambisinya untuk jadi pemain band tersalurkan saat ia bertemu Paul Hewson, Dave Evans, & Larry Mullen Jr. Berhubung Adam saat itu sudah tidak sekolah lagi, maka dia sama sekali tidak keberatan ketika ditugasi menjadi manajer grup band mereka tersebut. Dikalangan teman2 sekolahnya, Adam memang dikenal paling jago ngomong. Yaah… setidaknya dengan kebiasaan itu Adam tidak mudah ditipu orang.

Sejak Awal Adam sudah yakin sekali bahwa grup band-nya akan jadi band besar, walaupun saat itu dia sendiri masih belum tahu bagaimana jalannya, tapi diantara 4 orang ini, dialah satu2nya yang punya keyakinan paling besar… dan ternyata memang terbuktilah keyakinan Adam tersebut !

Diantara personil U2, gaya hidup Adam memang sangat rock ‘n roll. In his opinion, tidak ada salahnya untuk sekali-kali mabuk ataupun nge-ganja! Tidak heranlah kalo akhirnya Adam memang jadi sasaran empuk para pemburu berita. Karna emang cukup banyak ulah Adam yang bisa ditulis dalam berita. Agustus 1989 contohnya, Adam jadi sorotan besar2an di Dublin karna kepergok bawa ganja. Terbukti bersalah Adam diwajibkan bayar 25 ribu poundsterling ke lembaga sosial. Akibat dari ulah itu, jadwal manggung U2 sampe berantakan dengan sukses !

Kejutan dari Adam masih berlanjut, kali ini dia mulai kecanduan alkohol. Kebiasaan ini jelas berimbas buruk bagi karirnya bersama U2. Karena ia ternyata tidak sanggup mengontrol diri setiap kali berhadapan dengan alkohol. Suatu kali Adam mengendarai mobil dalam keadaan mabuk dan lagi-lagi polisi berhasil me-razia si ganteng ini.

Tapi kelakuan paling ajaib yang dipersembahkan Adam adalah ketika konser ZooTV digelar ditaun 1993. Saking teler berat, sang bassis sampai tidak sanggup untuk naik ke panggung hingga harus digantikan oleh Stuart Morgan (roadie-nya sendiri). Bono mengaku pusing tujuh keliling saat Adam mulai merusak hidupnya dengan alkohol. “Saya tidak peduli dengan tur dan konser. Saya peduli pada Adam,” kata Bono saat itu.

Cukup lama Adam berenang dikolam “terlarang” sampai-sampai kehidupan pribadinya juga berantakan. Rasa percaya dirinya yang selangit tiba-tiba lenyap seolah merembes ketanah lapisan ke-tujuh. Masa itu jelas merupakan masa yang berat yang harus dihadapi oleh 3 personil U2 lainnya.

Baru di tahun 1998 Adam mulai sadar dan bangkit lagi dengan semangat baru. Kesadaran itu merupakan buah kerja keras Bono, Larry & The Edge yang dengan sabar terus memberikan support untuk Adam.

Saya adalah orang yang mudah tergoda. Baik dari segi fisik maupun emosi. Bagi saya semua ini jalan yang sangat panjang. Dan hal yang paling sulit saya lakukan adalah berjuang melawan setan dalam diri saya. Saya tau bahwa yang saya lakukan adalah kesalahan besar & saya akui itu.” kata Adam tentang dirinya sendiri.

Masih ditahun yang sama, Adam akhirnya memutuskan untuk mulai “belajar” kembali. Bersama Larry yang ditugasi sebagai baby sitter, Adam pun berangkat ke New York untuk memperdalam skil musiknya. Dalam masa pembelajaran inilah lahir soundtrack Mission Impossible. Kelar menggarap proyek keren itu, dua orang sahabat ini kembali ke Dublin untuk bergabung dengan 2 personil lainnya menyelesaikan album U2 berikutnya.

Walaupun tidak pernah menyumbang satu ataupun dua potong lirik untuk U2 tapi bagi Larry permainan bas Adam punya ciri tersendiri. Dua orang ini emang jadi rhytm keeper yang sangat penting bagi U2.

Dibanding personil U2 lainnya, Adam punya 1 kelebihan: Jago tebar pesona! Bono menjulukinya mr. flamboyant saking banyaknya mantan pacarnya Adam, termasuk Naomi Campbell yang malah sempat bertunangan. Sekian lama melajang baru di tahun ini (April 2006) konon Adam memutuskan untuk serius dengan Susie Smith yang sudah cukup lama dipacarinya. Salah satu sumber menyebutkan bahwa Susie ini ternyata adalah mantan pacar Paul McGuinness, manajernya U2 ! Adam…. Adam …

Namun hubungan dengan Susie pun akhirnya kandas dan sang Flamboyant pun kembali melajang...

Tags: