U2 Indonesia

Sunday, November 19, 2017

Apa kata mereka...

It's never about competing with other bands. We compete with ourselves, with the idea of not becoming crap like everyone else does. Because the only way you can justify living like this - with your fancy houses and no money problems - is surely not to be crap.  (Bono)

U2~clopedia

Beberapa artis yang pernah membawakan U2 cover version diantaranya: Pet Shop Boys, Pearl Jam, The Chimes, Muse, Keane, dan musisi seperti Cassandra Wilson, Joe Cocker & Johnny Cash.

Sambil mempersiapkan tulisan mengenai U2 360 tour dari pantauan Djundi Prakasha, saya ingin mengulas sedikit mengenai lagu yang digunakan sebagai intro pada rangkaian tur 2009 ini.

Saya tidak tau seberapa besar ketertarikan para penggemar U2 lainnya; terutama di Indonesia, terhadap lagu yang mengiringi para personil menuju ke panggung ini, tapi saya secara pribadi cukup sibuk mencari konfirmasi mengenai lagu ini. Pada komunitas U2 fans worldwide saja saya perhatikan hanya segelintir orang yang membahasnya dan kemudian membantu saya kasak-kusuk mencari informasinya

 

Tentu saja yang saya maksud bukan Space Oddity milik David Bowie, tapi penggalan lagu sesudahnya. Lagu yang saya maksud adalah lagu yang muncul sesudah Space Oddity. Ya, lagu itulah yang membuat saya penasaran sejak dimulainya rangkaian tur U2 360 ini. Rumor yang sempat beredar cukup kencang menyebutkan bahwa lagu tersebut disinyalir berjudul Kingdom merupakan salah satu lagu terbaru milik Gavin Friday.

Mengapa Kingdom? Dan mengapa Gavin Friday? Hal ini bermula dari status Gavin pada Twitter-nya, yang menuliskan: “Kingdom.. soon”

Berbagai spekulasi mulai bermunculan dikalangan U2ers. Saya pun sampai harus menyempatkan diri mencari kembali “In the name of the father” untuk membandingkan suara Gavin, karena saya merasa suara pada intro itu adalah suara Bono dengan beberapa layer suara lainnya, mungkin The Edge dan Eno bahkan Lanois …

Setelah penantian yang tidak terlalu panjang tapi cukup menggelisahkan, akhirnya konfirmasi dari Gavin pun disampaikan oleh seorang wanita bernama Caroline Van Oosten De Boer, penulis dari Gavin Friday – The Lights and Dark, yang juga merupakanco-author untuk U2 live – a concert documentary dan Complete Guide to the music of U2.

Caroline telah mengenal Gavin selama 20 tahun, dan juga merupakan pemilik situs U2log.com menyatakan bahwa ia telah menanyakan langsung pada Gavin pada saat ia sedang melakukan soundcheck di Queen Elizabeth Hall, London, awal Juli lalu mengenai berita yang menyatakan bahwa lagu terbaru miliknya-lah yang diputar sebagai intro pada U2 360 tour.

Kepada Caroline Gavin mengatakan bahwa lagu itu bukan lagu miliknya melainkan U2; “it’s all U2

Bang! Bang! Inikah salah satu bagian dari Song of Ascent? Dan apakah ini merupakan lagu ini yang akan diberi judul Kingdom of your love? Memang belum dapat dipastikan. We aren’t sure yet Walaupun demikian sebagian penggemar U2 sudah meyakini bahwa intro ini merupakan potongan dari unreleased song.

Yang jelas, saya sangat menyukai lagu diatas itu. Dan jika benar lagu ini milik U2, maka ide memasukkan intro dari lagu milik sendiri yang bahkan belum dirilis merupakan ide yang cukup pintar. Lihat saja bagaimana para U2ers begitu menggilai Wake Up milikThe Arcade Fire.

Jika ada yang merasa bahwa lagu tersebut terdengar seperti lagu-lagu milik Coldplay dalam album Viva La Vida, maka saya kurang setuju. Di telinga saya lagu yang dimainkan sebagai intro itu lebih tepat dikatakan terdengar sangat Eno!

Sing yourself (off) down the street

Sing yourself right off your feet

Sing yourself away from victory and from defeat

Sing yourself (five) and drum

Sing yourself to overcome

The thought that someone’s lost and someone else has won

Up-dated:
Lagu pembuka tersebut akhirnya dikonfirmasi oleh Willie William sebagai Kingdom of Your Love, yang merupakan bagian dari NLOTH. Konfirmasi ini dapat dilihat pada today’s tour blog di situs resmi U2.
Berikut kutipannya:

OK, the show. Opening night, the big launch… and of course it went remarkably well. In some ways I’d never doubted it, having been so very confident about the strength of this idea since it popped into my head in New Zealand in 2006, but of course I’d never admit that until the first gig was well and truly in the bag. It was a warm, clear night and the stadium was packed to the rafters with a very rowdy audience who were chanting and doing Mexican waves before U2 were anywhere near the stage. *At 10-ish the house lights went down and ‘Kingdom of Your Love’ came over the monster PA.* Larry made his solo, spotlighted walk up the long rear ramp to the drum kit, with constellations of flash bulbs going off all over the stadium, then sat down. The audience was in full voice, but I could sense in there if not confusion, a curiosity as to what exactly was about to happen. Larry hammered out the opening to ‘Breathe’ as the others appeared and I enjoyed feeling the audience realise that this wasn’t going to be as obvious an opening as we could have chosen. It felt good, new, fresh.

Tags:

Add comment


Security code
Refresh