U2 Indonesia

Friday, February 23, 2018

Apa kata mereka...

It's never about competing with other bands. We compete with ourselves, with the idea of not becoming crap like everyone else does. Because the only way you can justify living like this - with your fancy houses and no money problems - is surely not to be crap.  (Bono)

U2~clopedia

Beberapa artis yang pernah membawakan U2 cover version diantaranya: Pet Shop Boys, Pearl Jam, The Chimes, Muse, Keane, dan musisi seperti Cassandra Wilson, Joe Cocker & Johnny Cash.

Sabtu 12 April, aku pindah ruang kerja. Rencananya [mungkin] tidak permanen, suatu hari nanti akan kembali lagi keruangan semula.

Dalam pindahan ini, aku tidak memboyong semua isi ruangan lama ke tempat yang baru. Hanya perangkat komputer, 1 filling kabinet, kursi dan 2 buah poster ukuran setengah pintu.

Poster yang aku bawa adalah poster U2 yang memanjang secara horizontal yang selama ini terpajang di dinding belakang kursiku, dan satu lagi poster vertikal dengan gambar transformasi Son Goku (Dragon Ball) dari masa kecil hingga menjadi Super saiya.

Salah seorang yang membantuku memindahkan barang-barang itu sempat bertanya kenapa 2 poster itu harus aku bawa.

Bagi seluruh penghuni kantorku, 2 poster itu pasti hanyalah merupakan simbol dan penegasan bahwa aku menyukai U2 dan Dragon Ball. Tapi tidak banyak yang tau bahwa aku bukan penggemar poster.

Poster-poster U2 yang aku miliki sampai saat ini masih tergulung rapih dengan plastik2nya; sama sekali tidak berniat diapa-apain selain disimpan.

 

Son goku dalam Dragon Ball sangat menggemari pertarungan. Dia bertarung bukan untuk mematikan lawan tapi sekedar menguji daya tahan dan kemampuannya. Jika kalah, ia akan nyengir selebar-lebarnya dan mengajak lawannya bertarung kembali setelah ia berlatih.

 

Semakin banyak serangan dan gempuran yang ia terima; dan semakin sering ia melewati segala serangan, anak kecil berambut jabrik dan berekor monyet itu akan semakin tangguh dan tangguh.

Sesuatu yang tidak membuatmu mati hari ini akan membuatmu semakin kuat esok hari” begitu kalimat yang sering diucapkan Son Goku dalam serial tersebut.

Poster tranformasi Son Goku merupakan penyemangatku dalam menghadapi ragam tekanan pekerjaan, hehehe… tentunya juga aku jadikan alasan penyemangat menghadapi persaingan pasar yang memang seru sejak dulu. Apalagi ketika perusahaan tempatku kerja memutuskan untuk menceburkan diri ke bidang IT dan jasa. Duh !

Kemudian poster U2.

Seperti yang sudah aku tuliskan disalah satu bagian dalam web ini, yang paling mengagumkan bagiku adalah: mereka melewati puluhan tahun tanpa ada perubahan personil, dan setiap tahunnya selalu mengukir prestasi ! Aku sangat mengagumi loyalitas mereka terhadap profesinya dan juga loyalitas mereka terhadap apa yang telah membuat mereka sukses, yaitu band mereka sendiri. Bagiku, U2 adalah wujud nyata dari sebuah loyalitas – waktu 30 tahun itu bukan waktu yg mudah dilewati kan ?

Boss-ku selalu mengajarkan karyawannya untuk loyal terhadap profesi bukan pada perusahaan. Loyal yang diminta oleh big Boss-ku itu bukan hal yang mudah. Pada bulan April 2008 ini aku menginjak tahun ke-12 bekerja diperusahaan yang sama. Untuk tetap berprestasi selama 30 tahun [seperti U2] and still counting, tidak mudah dilakukan… apalagi dengan budaya kerja di negara kita tercinta ini.

Jadi, kedua poster itu memang harus aku bawa keruangan yang baru.

Hidup ini penuh godaan, teman.. dan sebagai manusia biasa selalu ada saja alasan yang bisa aku gunakan untuk menjadi malas, jenuh, bosan, cape, dan sebagainya… Kalau multivitamin membantuku menjaga stamina, 2 poster itu membantuku menjaga “hal lainnya”. Semoga...

Tags:

Comments are now closed for this entry