U2 Indonesia

Sunday, April 22, 2018

Sudah beberapa kali kami mencoba membuat sebuah tulisan mengenai Alison Stewart aka Ali Hewson, tapi tidak pernah selesai ;p
Kemudian teringat pada Nike yang pernah membuat situs U2 Indonesia pertama kali & seingat kami di situsnya ada artikel mengenai Ali Hewson. Atas ijin yang bersangkutan, maka tulisan tersebut kami boyong kesini tentunya dengan menambahkan update informasi yang masih kurang.

oleh Nike Prima Dewi

Seperti yang kita tahu, Alison Stewart Hewson atau yang dipanggil Ali adalah istri dari Bono. Namun sebenarnya ia bukan hanya sekedar “istri dari Bono” saja. Ali memiliki lebih dari itu. Banyak hal positif yang bisa kita ambil darinya. Mengapa saya berkata begitu ?

Wanita yang lahir tanggal 23 Maret 1961 ini banyak berkecimpung di gerakan lingkungan (greenpeace), sosial dan kemanusiaan. Ia mengaku bahwa satu-satunya hal yang ia sesali adalah ia tidak bisa menjadi suster, cita-citanya dulu. Di umur 33 tahun, ia telah mendapat gelar di bidang ilmu sosial, politik dan sosiologi.

Saya ulangi sekali lagi, Ali Hewson tidak seperti istri/pasangan pemusik lain bahkan tokoh terkenal lain. Ia tidak mau mempopulerkan misi lembaga-lembaga atau organisasi sosial/lingkungan dengan namanya, atau sekedar menjadi donatur tanpa ikut aktif dalam kegiatan sosial tersebut. Bahkan ia tidak menuntut perlakuan istimewa,sehingga membuat orang-orang yang bekerja dengannya hampir tidak menyadari kalau Ali adalah istri seorang superstar. Ia pernah menjalankan misi sosialnya di Belarus, Ukraina selama 3 minggu bersama para aktivis lain.
Sementara di tempat lain, sang suami tidak dapat menyembunyikan kekhawatirannya dan meneleponnya berkali-kali namun sambungan telpon di Ukraina tidak berfungsi.

Ali selalu ikut dengan Bono saat Bono melakukan kegiatan sosial/lingkungan. Saat San Salvador, ibukota El Savador, dalam keadaan genting dan Bono berniat untuk ke sana, Ali memaksa untuk ikut. Tentu saja Bono menolak, namun Ali bersikeras dan akhirnya Bono menyerah dan mengajaknya ikut. Selain itu, ia dan suaminya juga mengunjungi Sarajevo, dan tinggal di Ethiopia selama sebulan. Di Ethiopia, Ali membuat permainan untuk anak-anak pengungsi, sedangkan Bono membuatkan lagu untuk permainan tersebut.

Meski ia selalu sibuk dengan kegiatannya, bahkan sempat meninggalkan keluarga untuk misi kemanusiaannya di Chernobyl, ia sangat perhatian terhadap keluarganya. Karena Bono jarang berada di rumah, tak heran Ali yang lebih sering mengurus anak-anaknya. “sifat Jordan & Eve sama seperti ayahnya, keras kepala“, karena itu sebagai Ibu ia juga mengaku kewalahan. Namun ia mengaku bahwa ia sangat protektif terhadap anak-anaknya agar privasi keluarganya tetap terjaga.

Kesibukan mereka berdua, terutama Bono membuat merek jarang bertemu dan Bono sempat melupakan hari ulang tahunnya. Lalu Bono membuatkan lagu “sweetest thing” sebagai permintaan maaf. Setelah tahu lagu tersebut akan dirilis lagi dalam album the best, Ali langsung meminta U2 agar hasil penjualan dan royalti lagu tersebut diberikan untuk Children Chernobyl Project. Karena itu U2 meminta nya untuk tampil di awal video klip tersebut.

BONO & ALI

Hari pertama Ali datang ke Mount Temple School, Bono langsung mengajaknya untuk bicara, namun sambutannya dingin. Semenjak itu Bono selalu mengejarnya dengan berbagai cara, lagi-lagi ia menolak. Gadis ini tidak mau hanya menjadi “salah satu pacar Bono” yang memang dikenal suka gonta-ganti pacar. Akhirnya, setelah beberapa tahun, Bono berhasil menunjukkan pada Ali bahwa ia serius, ia pun luluh juga. Bono mengencani Ali ketika ia berumur 16 tahun dan Ali berumur 15 tahun. “Saat itu, di bulan November. Saya mulai bergabung dengan U2 dan mulai pula mengencani Ali. It was a good month” kata Bono mengenang kencan pertamanya bersama Ali.
Semenjak Ali menjadi pacar Bono, ia menjadi pengganti Iris, ibu dari Bono yang meninggal, untuk mengurus urusan rumah tangga keluarga Hewson seperti membereskan rumah, belanja dan memasak. Sama seperti Bono, ia juga kehilangan ibunya.

Akhirnya mereka menikah pada 21 Agustus tahun 1982 di sebuah gereja kecil bernama Guinness, Raheny dan hanya dihadiri oleh kerabat dekat. Adam menjadi pendamping laki-laki Bono. Jordan, anak pertama mereka lahir di tahun 1989, tepatnya pada saat ulang tahun Bono, 10 Mei. Kemudian Eve lahir di bulan Juli tahun 1991. Tanggal 18 Agustus 1999, Bono-Ali mendapat anak laki-laki yang diberi nama Elijah Bob Patricius Guggi Q (sepertinya nama Bob dari nama ayah Bono, sedangkan Guggi adalah nama sahabat Bono). Dua tahun kemudian, ia melahirkan seorang anak laki-laki lagi.
Ali, You are the sweetest thing and Bono is a lucky man. We love U Ali !

Updated by Admin

Pada tahun 2005, Rogan Gregory dan Ali memperkenalkan EDUN, sebuah merek dagang untuk produk fashion.
Ali mengklaim bahwa garment yang memproduksi merek EDUN menerapkan aturan / kaidah perburuhan yang “layak” salah satunya dengan tidak mengeksploitasi pihak-pihak tertentu seperti misalnya mempekerjakan tenaga dibawah umur, dan sebagainya. “Kami dapat membuktikan bahwa suatu bisnis dapat tetap menghasilkan profit tanpa harus menggunakan cara-cara diluar pakem yang ada
Atas alasan tersebut maka EDUN menerapkan proses yang “bersih” dari mulai konsep sampai menjadi barang jadi.

Comments are now closed for this entry