U2 Indonesia

Tuesday, June 19, 2018

Oleh Donny Verdian

Menurutmu, apa yang menjadi ciri khas pada hampir setiap lagu U2 ? Kalau pendapatku, satu hal yang paling khas dari lagu mereka adalah pada kegeniusan empat sekawan dari Irlandia ini dalam bermusik dan mengolahnya menjadi lagu yang menarik. Jenius adalah menawan, ia tak perlu menunjukkan permainan super cepat seperti gitaris-gitaris speed metal yang banyak bermunculan pada era U2 dan sesudah U2, ia juga tak perlu menunjukkan sound keras nan gahar yang terkadang malah terlalu memekakkan gendang telinga ketimbang bisa dinikmati dengan hati.

Seperti itulah maka dalam New Year’s Day, lagu ketiga dalam album U2 yang ketiga,War, diperlihatkan.

Lagu ini sangat identik dengan kejeniusan seorang The Edge, gitaris U2, yang meramu permainan keyboardnya dengan melodi gitar yang saling melengkapi di interlude lagu dan juga melodi bas yang dimainkan Adam Clayton. Mungkin, kalian yang tidak mengenal U2, akan sedikit bertanya bagaimana mungkin The Edge yang gitaris turut pula bermain keyboard ?

Pada lagu ini, dan beberapa lagu lain sesudah New Year’s Day, The Edge yang bernama asli David Howell Evans ini juga memainkan keyboard untuk memperkaya musikalitas pada lagu-lagu U2 (bahkan kalau kalian pernah lihat DVD Vertigo Concert mereka di Chicago, The Edge bertukar tempat dengan Adam Clayton memainkan bas pada lagu 40 !).

New Year’s Day sebenarnya adalah lagu cinta yang diciptakan Bono untuk istri yang adalah pacar masa kecilnya, Ali. Akan tetapi pada akhirnya lagu ini lebih dipertajam lagi dan ditujukan pada gerakan solidaritas yang dipimpin oleh Lech Walesa di Polandia. Uniknya, setelah lagu ini direkam, pemerintah Polandia mengumumkan bahwa mereka akan menghapuskan Hukum Darurat Militer per tanggal 1 Januari 1983, atau dengan kata lain adalah tepat pada new year’s day tahun 1983!

Selain hal-hal yang sudah disebutkan di atas, masih ada banyak fakta yang berkait dengan lagu ini. Beberapa diantaranya adalah bahwa lagu ini adalah lagu pertama U2 yang masuk UK Top 10 dan chart di Amerika. Dari sisi pembuatan video klip, U2 yang sudah concern dengan pentingnya video klip sejak album kedua mereka, October, berhasil pula menempatkan video clip New Year’s Day sebagai salah satu video clip musik yang cukup digemari di MTV.

Lalu dari lirik lagu ini pula, tepatnya pada baris pertama bait kedua “Under a blood red sky“, U2 menjadikannya sebagai judul album live video yang direlease pada tahun itu juga, 1983.
Secara pribadi, aku sangat menyukai lagu ini terutama ketika dibawakan secara live dimana dengan tetap menggantungkan gitar di badannya, The Edge bermain keyboard berulang kali lalu pada saat interlude, dalam waktu yang sangat singkat, The Edge berpindah tangan dari keyboard ke gitar untuk memainkan melodinya yang menawan!

Inilah liriknya:

All is quiet on New Year’s Day
A world in white gets underway
And I want to be with you
Be with you night and day
Nothing changes on New Year’s Day

I will be with you again
I will be with you again

Under a blood-red sky
A crowd has gathered in black and white
Arms entwined, the chosen few
The newspapers say, say, say it’s true
And we can break through,
Though torn in two, we can be one

I will begin again
I will begin again
Oh and maybe the time is right
Oh maybe tonight

I will be with you again
I will be with you again

And so we are told this is the golden age
And gold is the reason for the wars we wage
Though I want to be with you
Be with you night and day
Nothing changes on New Year’s day

Tags:

Comments are now closed for this entry