U2 Indonesia

Sunday, November 19, 2017

Ketika dalam masa penantian album NLOTH, saya membuat artikel mengenai indikasi format digital yang akan menyertai album tersebut. Walaupun U2 sendiri menilai kurang berhasil dalam aplikasi yang diusung bersama perangkat blackberry, tidak membuat rencana format digital ini dihentikan. Apalagi dengan adanya kesepakatan yang telah dibuat diantara pihal label untuk menghentikan produksi CD dimasa yang akan datang.

Sebagian orang masih merasa kurang suka dengan konsep digital, dan lebih menyukai format CD. Saya sendiri cenderung lebih menyukai konsep digital untuk alasan kepraktisan. Karena saya tidak perlu membawa gadget tambahan dalam tas. Apalagi dengan adanya iPod Nano Touch 6th gen, yang menggabungkan konsep digital watch + digital player dalam 1 device.

 

Kini, dalam penantian album berikutnya pun issue yang sama kembali mencuat ke permukaan. Dipicu dari sebuah artikel yang dirilis oleh LA times, mengenai cyber advertising dan mobile application; diketahui bahwa salah satu perusahaan asal LA yang bergerak di bidang Digital Advertising Agency sedang menggarap sebuah proyek dengan U2. Bahkan dalam daftar client mereka, nama U2 pun telah dicantumkan disana.

 

Ya, cepat atau lambat cara kita berbelanja musik akan berubah… dibangku SMA (sekitar thn 1989-1991) saya masih membeli kaset, baru memiliki CD player ketika menjadi mahasiswi (CD pertama saya adalah Achtung Baby). Dan MP3 player pertama saya adalah Creative diawal tahun 2000. Saat ini saya sudah tidak memiliki CD player, saya mendengarkan musik langsung dari iPod dengan bantuan earphone maupun docking speaker.

Namun, walaupun saya lebih menyukai konsep digital itu, ada kekhawatiran yang saya rasakan. Infrastruktur kita, apakah sudah sepenuhnya mendukung pembelanjaan musik digital? iTunes sampai saat ini tidak membuka akses bagi Negara kita untuk pembelanjaan musik. Bicara soal U2, saya pasti selalu akan membeli salah satu paket ekslusif yang mereka rilis bersamaan dengan album mereka. Tapi untuk musik lainnya… Saya menyukai konsep kita dapat membeli satu per satu lagu yang kita inginkan.. jadi tidak harus membeli satu album - apalagi jika sudah langsung dalam format yang siap diputar dalam musik player yang kita miliki, tanpa repot harus melakukan convert. Walaupun sebenarnya mengkonversi format lagu tidak repot sih...

Jadi, entah format Digital app yang bagaimana yang akan digunakan oleh U2. Jika via iTunes lagi, semoga benar-benar dalam bentuk aplikasi, bukan sebagai lagu yang harus di download via iTunes (celaka!). Jika dengan Blackberry dianggap gagal, apakah mereka akan kembali ke pangkuan Apple, atau akan merengkuh semua operating system yang available? Atau jangan-jangan karena sudah mencoba dengan Apple dan Blackberry, kini akan bermain-main dengan Android ...

Saya akan membutuhkan device baru artinya ... Yell

Comments are now closed for this entry