<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>U2-indonesia.com</title>
	<atom:link href="http://u2-indonesia.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://u2-indonesia.com</link>
	<description></description>
	<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 04:13:43 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Sunday bloody sunday</title>
		<link>http://u2-indonesia.com/2008/09/05/sunday-bloody-sunday/</link>
		<comments>http://u2-indonesia.com/2008/09/05/sunday-bloody-sunday/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 04:13:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://u2-indonesia.com/?p=301</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Donny Verdian
*Yeah, here we go, again!*
Setelah dua minggu absen menulis tentang U2, sekarang aku kembali dengan menulis salah satu lagu U2 yang paling kugemari, Sunday Bloody Sunday. 
Lagu tersebut adalah lagu pertama dari album ketiga U2, War.
Bono selalu berkata &#8220;It&#8217;s not a rebel song&#8221; tentang lagu ini, tapi siapa yang tak terpercik api semangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh: Donny Verdian</strong></p>
<p>*<em>Yeah, here we go, again</em>!*<br />
Setelah dua minggu absen menulis tentang U2, sekarang aku kembali dengan menulis salah satu lagu U2 yang paling kugemari, <strong>Sunday Bloody Sunday</strong>. <span id="more-301"></span></p>
<p>Lagu tersebut adalah lagu pertama dari album ketiga U2, War.<br />
Bono selalu berkata &#8220;<em>It&#8217;s not a rebel song</em>&#8221; tentang lagu ini, tapi siapa yang tak terpercik api semangat mendengarkan genderang perang yang ditabuh Larry Mullen Jr serta teriakan berulang-ulang &#8220;<em>Sunday bloody sunday</em>&#8220;-nya Bono?</p>
<p>Lagu ini pada awalnya dikembangkan dari *riff* (serta *arpegio*) yang dimainkan The Edgejustru pada saat ia sedang mengalami depresi dalam bermusik serta mengalami masa pertengkaran dengan pacarnya. Eh&#8230; di lain belahan dunia, Bono dan Ali Hewson, istrinya, sedang berbulan madu ke Jamaica. Sekembalinya Bono dari plesiran, ia pun merombak ulang lirik serta menambahi *melody chorus* lagu tersebut dan jadilah Sunday Bloody Sunday.</p>
<p>Secara musikalitas, bagiku, Sunday Bloody Sunday amatlah menarik.<br />
*Riff* dan *arpegio* The Edge sangat identik ditambah lagi dengan permainan drum Larry Mullen Jr yang bernada genderang dan konon kabarnya sound drumnya direkam di staircase studio di Dublin hanya karena Steve Lilywhite, sang produser, menginginkan suara *echo* (gaung) yang natural. Belum lagi keterlibatan suara biola yang dimainkan oleh Steve Wickham, pemain biola elektrik mantan personil The Waterboys yang pada suatu pagi di tempat pemberhentian bus melakukan pendekatan dengan The Edge untuk menawarkan jasanya mengisi section biola pada album U2 selanjutnya.</p>
<p>Bicara soal tema utama lagu ini, agaknya aku setuju dengan pendapat Bono bahwa cinta adalah tema sentral lagu ini. Kenapa aku berpikir demikian, karena dari sumber yang kubaca setidaknya ada dua hal yang kemungkinan bisa jadi background lagu ini, yang pertama adalah kejadian yang terjadi pada tahun 1920 ketika tentara Inggris &#8216;menyalak&#8217; di tengah kerumunan pertandingan sepakbola di Dublin dan yang kedua adalah yang terjadi pada 30 Januari 1972 dimana tentara Inggris membunuh 13 warga negara Irlandia pada acara protes hak asasi manusia di Derry Irlandia Utara.</p>
<p>Lalu apa kaitannya antara cinta dengan setidaknya dua kejadian di atas ?<br />
Entahlah, tapi bukankah jika ada cinta dan kasih diantara sesama maka tidak akan ada dua kejadian dan ribuan kejadian lainnya yang menyesakkan dan menunjukkan bahwa cinta sungguh sedang tidak menengahi mereka ?</p>
<p>Terlepas dari apapun background kejadian yang menjadi trigger dari munculnya lagu ini tapi pada kenyataannya Sunday Bloody Sunday ada dalam peringkat 268 daftar lagu terbaik sepanjang masa versi majalah musik Rolling Stones. Maka tak heran juga kalau lagu ini termasuk dalam lagu yang paling banyak dibawakan oleh Bono dan kawan-kawan sepanjang turnya sejak lagu itu diciptakan.</p>
<p>Hal lain yang juga tak kalah menariknya, seperti sudah menjadi kebiasaan bagi U2 untuk menyusun reportoar yang apik dalam setiap lagu yang dibawakan secara live, Sunday Bloody Sunday adalah lagu yang juga sering dijadikan ajang bagi Bono menyampaikan pesan-pesan sosial dan perdamaian terkait pula dengan hot issue yang sedang berlangsung di muka bumi.</p>
<p>Misalnya saja pada Popmart Tour 1997 - 1998, U2 membawakan Sunday Bloody Sunday dengan menyajikan konteks tentang perang di Sarajevo. Lalu ketika konser Elevation Tour di Slane Castle Irlandia, Bono mengaitkan lagu tersebut dengan peristiwa Omagh Bombing - peristiwa pengeboman paramiliter dengan memanfaatkan bom mobil yang terjadi di Omagh, Country Tyrone, Northern Ireland pada 15 Agustus 1998.</p>
<p>Menurutku, pada konser tersebut seperti yang kulihat dalam DVD-nya, Bono sangat berhasil memainkan emosi penonton melalui reportoar pada lagu ini. Seperti misalnya ketika di tengah lagu, tiba-tiba Bono mengajak penonton untuk meneriakkan &#8220;<em>No more</em>&#8221; berulang-ulang dan diakhiri dengan penyebutan nama-nama dua puluh sembilan korban yang tewas dalam nada marah yang meluap-luap.</p>
<p>Maka tak heran pula jika pada masa-masa yang akan datang, Bono dan kawan-kawan akan tetap membawakan lagu ini untuk dikaitkan dalam konteks yang lebih terupdate meski besar harapanku dan kita semua tentunya untuk tidak mendengarkan dan mendendangkan lagu ini jika memang itu hanya selalu direlasikan dengan perang, perang dan perang yang senantiasa terjadi seperti yang diungkapkan Bono pada reffrein lagu ini *&#8221;<em>How long, how long must we sing this song</em>?&#8221;*</p>
<p>Itulah serpihan informasi yang bisa kusajikan tentang Sunday Bloody Sunday, salah satu lagu terbaik U2 yang menjadi lagu pembuka untuk salah satu album terbaik mereka, War.</p>
<p>*Sunday Bloody Sunday*</p>
<p>I can&#8217;t believe the news today,<br />
I can&#8217;t close my eyes and make it go away.<br />
How long, how long must we sing this song?<br />
How long? Tonight we can be as one.</p>
<p>Broken bottles under children&#8217;s feet,<br />
Bodies strewn across a dead end street,<br />
But I won&#8217;t heed the battle call,<br />
It puts my back up, puts my back up<br />
against the wall.</p>
<p>Sunday, bloody Sunday.<br />
Sunday, bloody Sunday.</p>
<p>And the battle&#8217;s just begun,<br />
There&#8217;s many lost, but tell me who has won?<br />
The trenches dug within our hearts,<br />
And mothers, children, brothers, sisters torn apart.</p>
<p>Sunday, bloody Sunday.<br />
Sunday, bloody Sunday.</p>
<p>How long, how long must we sing this song?<br />
How long, Tonight we can be as one.<br />
Tonight, tonight.</p>
<p>Sunday, bloody Sunday.<br />
Sunday, bloody Sunday.</p>
<p>Wipe the tears from your eyes,<br />
Wipe your tears away,<br />
Wipe your blood shot eyes.</p>
<p>Sunday, bloody Sunday.<br />
Sunday, bloody Sunday.</p>
<p>And it&#8217;s true we are immune.<br />
When fact is fiction and T.V. is reality,<br />
And today the millions cry,<br />
We eat and drink while tomorrow they die.<br />
The real battle just begun.<br />
To claim the victory Jesus won,<br />
On a Sunday bloody Sunday,<br />
Sunday bloody Sunday.</p>
<p>Sumber:<br />
SongFact <http://www.songfacts.com/>, Wikipedia <http://www.wikipedia.org/>, Macphisto (lirik) <http://www.macphisto.net/></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://u2-indonesia.com/2008/09/05/sunday-bloody-sunday/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>October: Korban Ambisi Iman U2 ?</title>
		<link>http://u2-indonesia.com/2008/08/14/october-korban-ambisi-iman-u2/</link>
		<comments>http://u2-indonesia.com/2008/08/14/october-korban-ambisi-iman-u2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 09:19:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Review]]></category>

		<category><![CDATA[Disc-U2-graphy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://u2-indonesia.com/?p=300</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Donny Verdian
Banyak orang bilang bahwa album kedua adalah ujian sesungguhnya dari sebuah band/penyanyi solo.
Kalau album pertama laku keras itu masih mungkin terkontaminasi faktor &#8220;luck&#8221; semata,
maka album kedua adalah pembuktian bahwa jalan hidup si band/penyanyi solo itu bukan berhenti hanya disitu melainkan terus bertahan hingga album-album selanjutnya. 

U2 mengecap pengalaman yang sebenarnya tak terlalu sukses [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh: Donny Verdian</strong></p>
<p>Banyak orang bilang bahwa album kedua adalah ujian sesungguhnya dari sebuah band/penyanyi solo.<br />
Kalau album pertama laku keras itu masih mungkin terkontaminasi faktor <i>&#8220;luck&#8221;</i> semata,<br />
maka album kedua adalah pembuktian bahwa jalan hidup si band/penyanyi solo itu bukan berhenti hanya disitu melainkan terus bertahan hingga album-album selanjutnya. <span id="more-300"></span></p>
<p>
<a href="http://www.u2.com">U2</a> mengecap pengalaman yang sebenarnya tak terlalu sukses pada album kedua yang diberi tajuk <i>October</i>.<br />
Album ini, dibandingkan dengan semua album rekaman studio U2 yang telah keluar ke pasar hingga tulisan ini ditulis (07/2008), adalah yang terendah dari sisi angka penjualan.</p>
<p>
Entah kenapa tepatnya, tapi menurutku di album ini U2 tidak bisa menciptakan sebuah <a href="http://donnyverdian.net/141-I-Will-Follow.html">&#8220;I Will Follow&#8221;</a><br />
yang baru atau jika menilik pada album-album berikutnya, <strong>Bono</strong> dan kawan-kawan tidak mampu membuat hits-hits &#8220;abadi&#8221; seperti <i>Sunday Bloody Sunday, With or Without You</i> ataupun <i>Elevation</i>.</p>
<p>
Mungkin juga, October tidak terlalu laku karena muatan &#8220;berbeda&#8221; yang ditunjukkan U2 di dalamnya.<br />
Secara umum, October bicara soal iman mereka, tentang &#8220;pertemuan dengan Tuhan&#8221; melalui kehidupan <strong>Larry Mullen Jr</strong>, <strong>Bono</strong> dan <strong>The Edge</strong> yang<br />
tercatat sebagai anggota kelompok doa <i>&#8220;Shallom Fellowship&#8221;</i> yang bernafaskan kristiani.<br />
Hal ini bisa jadi merupakan sesuatu yang sulit diterima di tengah masyarakat barat pada awal tahun 80-an yang mulai menjadi semakin sekuler.</p>
<p>
Kesulitan akibat &#8220;beda konsep&#8221; tengan hal yang disukai antara U2 dengan para fansnya yang semakin membanjir sejak <a href="http://donnyverdian.net/157-BOY,-Sisa-Punk-70-an-?.html">Boy</a> sukses dipasaran ini pun sepertinya diakui Bono melalui sebuah komentar pada media tahun 2005 yang lalu menyoal seretnya penjualan album October ini.</p>
<p>
<i>&#8220;Can you imagine your second album- the difficult second album- it&#8217;s about God?&#8221;. <strong>(U2&#8217;s Rock and Roll Hall of Fame Induction Speeches)</strong></i></p>
<p>
Secara definitif, dan kupikir masih terkait dengan tema besar album October yang bicara soal Iman dan Tuhan, Bono mengungkapkan betapa pilihan kata <a href="http://donnyverdian.net/168-Rejoice.html">&#8220;Rejoice&#8221;</a> itu sendiri, yang sering digunakan dalam konteks keagamaan khususnya kristiani, juga menimbulkan persoalan yang tidak mudah menyangkut soal penerimaan masyarakat.<br />
Kata &#8220;Rejoice&#8221; sangat tidak umum digunakan pada waktu itu, meski Bono berkeras bahwa kata tersebut sebenarnya jauh memiliki kekuatan dan makna ketimbang istilah-istilah sepadan yang umum digunakan waktu itu seperti <i>&#8220;get up and dance, baby&#8221;</i>.</p>
<p>
Di luar masalah itu, proses rekaman album yang direlease pada 16 Oktober 1981 ini juga memiliki persoalan unik.<br />
Pada sebuah show yang diadakan diantara masa rekaman October, Bono kehilangan koper kecilnya yang berisi lirik-lirik untuk album ini padahal band sudah memesan studio untuk rekaman.<br />
Maka jadilah Bono mengandalkan ingatan seadanya serta secara spontan membuat lirik lagi di depan mikropon pada saat rekaman berlangsung.<br />
Coba simak pengakuannya berikut ini tentang hal tersebut:</p>
<p>
<i>&#8220;I remember the pressure it was made under, I remember writing lyrics on the microphone, and at £50 an hour that&#8217;s quite a pressure.<br />
Lillywhite was pacing up and down the studio&#8230;he coped really well. And the ironic thing about October is that there&#8217;s a sort of peace about the album, even though it was recorded under<br />
that pressure.&#8221; <strong>(U2 at the RDS, U2 Magazine No. 2 ! Februari 1982).</strong></i></p>
<p>
Kotak koper itu sendiri pada akhirnya ditemukan pada tahun 2004, 23 tahun sesudahnya! dan Bono menyambut penemuan itu sebagai <i>&#8220;an act of grace&#8221; <strong>(BBCNews)</strong></i></p>
<p>Secara musikalitas, menurut penilaianku tidak ada satu hal yang benar-benar baru dibanding album pertama mereka yang terbit setahun sebelumnya, Boy.<br />
Ada ritme dasar yang sama pada tabuhan drum Larry Mullen Jr, petikan bass yang juga sama dari Adam Clayton Jr serta riff-riff unik gitar The Edge.<br />
Kalaupun ada inovasi baru, menurutku adalah penggunaan <i>Uileann Pipes</i> pada lagu <a href="http://donnyverdian.net/174-Tomorrow.html">Tommorow</a><br />
serta pemakaian piano secara optimal untuk melakukan blocking pada keseluruhan lagu <a href="http://donnyverdian.net/175-October.html">October</a><br />
dan <a href="http://donnyverdian.net/182-Scarlet.html">Scarlet</a> yang dilakukan oleh The Edge.</p>
<p>
Bagiku adalah sesuatu yang sulit kalau harus menentukan mana track yang paling favorit dari album yang masih diproduseri oleh <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Steve_Lilywhite">Steve Lillywhite</a> ini karena secara keseluruhan tidak ada sesuatu yang terlalu menggigit. Akan tetapi kupikir <a href="http://donnyverdian.net/174-Tomorrow.html">Tommorow</a> dan <a href="http://donnyverdian.net/175-October.html">October</a> adalah yang terunggul meski secara lirik aku menyukai <a href="http://donnyverdian.net/176-With-A-Shout-(Jerusalem).html">With a Shout (Jerusalem)</a>.</p>
<p>
Terlepas dari apapun reaksi pasar terhadap album ini, satu prestasi yang menjadi awalan yang baik bagi U2 adalah anggapan bahwa pentingnya penggunaan video musik sebagai bagian yang<br />
tak terpisahkan dari proses kreatif mereka telah mulai dijadikan acuan sejak pembuatan album kedua ini hingga sekarang ini.</p>
<blockquote><p><strong>From Admin:</strong><br />
Tulisan ini ternyata dikirim hampir sebulan yang lalu, namun tersimpan dalam Junk Folder.<br />
Untuk itu mohon maaf kepada Donny Verdian atas keterlambatan penayangan tulisan ini.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://u2-indonesia.com/2008/08/14/october-korban-ambisi-iman-u2/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>BOY, sisa Punk era 70an ?</title>
		<link>http://u2-indonesia.com/2008/07/07/boy-sisa-punk-era-70an/</link>
		<comments>http://u2-indonesia.com/2008/07/07/boy-sisa-punk-era-70an/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 03:46:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Disc-U2-graphy]]></category>

		<category><![CDATA[discography]]></category>

		<category><![CDATA[fans story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://u2-indonesia.com/?p=298</guid>
		<description><![CDATA[
Ketika membuka Wikipedia dan mendapati bahwa Boy, album pertama U2
dikategorikan dalam genre Post-Punk, aku memicingkan mata dan berpikir &#8220;Masa iya? U2 memainkan postpunk di album pertamanya?&#8221; Menurutku, genre itu terlalu jauh untuk menjadi golongan bagi U2.
Di mataku, band yang digawangi oleh Paul Hewson a.k.a Bono (vocal, guitar), Dave Evans a.k.a The Edge (lead guitar, backing [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
Ketika membuka <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Boy_(album)">Wikipedia</a> dan mendapati bahwa Boy, album pertama <a href="http://www.u2.com">U2</a><br />
dikategorikan dalam genre Post-Punk, aku memicingkan mata dan berpikir &#8220;Masa iya? U2 memainkan postpunk di album pertamanya?&#8221; Menurutku, genre itu terlalu jauh untuk menjadi golongan bagi U2.</p>
<p>Di mataku, band yang digawangi oleh <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bono">Paul Hewson a.k.a Bono</a> <i>(vocal, guitar)</i>, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/The_Edge">Dave Evans a.k.a The Edge</a> <i>(lead guitar, backing vocal)</i>, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Larry_Mullen_Jr.">Larry Mullen Jr</a> <i>(drum, perccusion)</i> dan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Adam_Clayton">Adam Clayton</a> <i>(bass guitar)</i> itu adalah band pengusung rock dengan bau-bau Irish di sana-sini karena memang mereka berasal dari Irlandia !</p>
<p>Sementara jika pendapat Wikipedia itu hanya bersandar pada angka produksi tahun 1980 yang memang periode dimana masa Punk generasi pertama seperti Sex Pistols telah tergantikan oleh generasi post-punk seperti <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/The_Police">The Police</a>, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/The_cure">The Cure</a> serta <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Depeche_mode">Depeche Mode</a>, kok sepertinya kurang pada tempatnya untuk tidak dikatakan latah. <span id="more-298"></span></p>
<p>
Dari sisi musik.. ah aku cenderung untuk tidak terlalu dalam pada pembahasan area itu karena itu bukan domainku.<br />
Aku, toh hanya mampu menyebutkan ciri musik yang tampil pada BOY ini tanpa memberikan satu kesimpulan sama sekali.<br />
Ada riff-riff gitar yang cenderung statis dengan chord-chord standar, tabuhan drum yang meledak-ledak disela ritme yang disusun secara monoton (apa mungkin karena pengaruh <strong>Artane Boys Band</strong>, drumband yang salah satunya beranggotakan Larry Mullen Jr sebelum 1976 ?) serta suara bass yang menonjol dan kasar karena mungkin dipetik menggunakan pick dan tidak menggunakan jari secara langsung seperti yang banyak dilakukan oleh <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sting_%28musician%29">Sting</a> (bassist sekaligus vokalis The Police) maupun <strong>Allan Hill</strong> (The Cure).</p>
<p>
Tak cukup hanya percaya dengan Wikipedia dan pendengaraan sesaat yang mungkin sangat subyektif, aku pun mencoba membandingkan dengan memutar koleksi lawas kepunyaan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sex_Pistols">Sex Pistols</a>, <strong>Anarchy in U.K</strong> dan beberapa lagu lainnya. Satu hal yang menurutku menyisakan kemiripan hanyalah pada karakter vokal yang meninggalkan vibrasi dan terkesan lurus, lempeng, malah terkadang meledak-ledak dan berteriak. Lain, tidak!</p>
<p>
Sebagai pembanding yang kedua, kupilih The Police dan The Cure.<br />
Mungkin karena kedua band ini pun mengeluarkan album pada tahun-tahun yang nyaris sama dengan BOY, memang terdengar ada banyak kesamaan nafas antara mereka dengan U2.<br />
Tapi sekali lagi, apa hanya karena itu lalu U2 pun bisa dianggap mewakili genre post-punk padahal genre toh tak harus hanya ditambatkan pada bagaimana cara mereka memainkan instrumen musik, bukan ?</p>
<p>
Satu-satunya yang boleh dibilang sebagai <i>clue</i> dari album BOY-nya U2 terkait dengan wacana Post-Punk menurutku adalah tema lagu yang didaraskan serta pilihan-pilihan kata yang dirangkai<br />
dalam lirik lagu mereka.<br />
Ada nafas pemberontakan dan jiwa yang <i>DIY (Do-It-Yourself)</i> dalam lagu-lagu mereka.<br />
Ada &#8220;mantra-mantra&#8221; yang diucapkan secara lugas seperti <i>If you walkaway, walkaway I walkaway, walkaway&#8230;I will follow</i> pada lagu <a href="http://donnyverdian.net/141-I-Will-Follow.html">I Will Follow</a> dan frase <i>Stories for Boys</i> yang didengungkan berulang-ulang pada reffrein lagu dengan <a href="http://donnyverdian.net/148-Stories-For-Boys.html">judul yang sama</a> tersebut.<br />
Lihat pula perjuangan &#8220;akil balik&#8221; pada <a href="http://donnyverdian.net/146-Out of-Control.html">Out of Control</a> yang bahkan masih sanggup menyemangati pagi hariku meski aku sudah mulai menua dan menjauh dari masa akil balik tersebut ?</p>
<p>
Disitulah kutemukan Punk!<br />
Tak hanya post-punk! Bagiku U2 adalah Neo-punk, pengusung semangat punk yang menyeruak, menembus batas dan dimensi yang seharusnya hanya bisa dilakukan lewat jalur musik akan tetapi tidak terpaku pada satu bentuk tata-matra musik yang statis saja.</p>
<p>
Teriakan-teriakan ide seorang Bono lewat lagunya adalah sebuah perjuangan. Ia tak mungkin akan pernah mau berteriak jika ia tak mau dan tak mampu untuk berjuang.<br />
Sebuah fase yang mungkin terkadang terkesan <i>too much</i>, <i>overacting</i> dan kebablasan, tapi aku yakin ia sendiri yang menetapkan batas takarannya, ketika dunia memang harus dikomentari secara berlebihan seperti itu, kenapa tidak ?</p>
<p>
Itulah! Pada akhirnya aku mendapatkan pendekatan yang cukup jelas dan tepat untuk &#8220;setuju&#8221; dengan apa kata Wikipedia menyoal genre musik yang diusung pada album BOY ini.<br />
Bagiku, hingga saat ini dan entah sampai kapan, semangat yang ada dalam setiap lagu U2 adalah sebuah neo-punk dan bahkan punk itu sendiri!<br />
Sebuah punk yang berkembang. Sebuah improvisasi yang terasa sangat kentara dari album ke album.<br />
Dari yang semula sekadar &#8220;protas-protes&#8221; ala <i>teenagers</i> yang sedang beranjak ke <i>young adult</i>, menjadi sebuah &#8220;ajakan yang menggugah&#8221;, sebuah offering sekaligus effort dari mereka untuk membangun dunia yang lebih baik dan lebih nyaman untuk ditempati.</p>
<p>
Dan dari itu semua, dari seluruh kiprah U2 hingga akhir mereka nanti, serta terlepas dari masalah punk, post punk maupun rock saja, satu hal yang perlu dicatat.. mereka mengawalinya dari BOY!<br />
(<em>DV</em>)</p>
<p>============================<br />
Seperti yang ditulis oleh: Donny Verdian dalam <a href="http://donnyverdian.net/157-BOY,-Sisa-Punk-70-an-?.html">blog pribadinya</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://u2-indonesia.com/2008/07/07/boy-sisa-punk-era-70an/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>U2, The Sweetest Thing</title>
		<link>http://u2-indonesia.com/2008/06/20/u2-the-sweetest-thing/</link>
		<comments>http://u2-indonesia.com/2008/06/20/u2-the-sweetest-thing/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 08:05:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[fans story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://u2-indonesia.com/?p=297</guid>
		<description><![CDATA[Seperti yang pernah disampaikan sebelumnya, bahwa U2-Indonesia.com menerima tulisan dari siapapun, selama itu masih seputar topik U2. Tema tulisannya bisa apa saja; baik itu pengalaman pribadi dengan U2 seperti mas Djundi, atau kisah asal-muasal kecintaan kita terhadap U2 seperti yang pernah diceritakan oleh Irvan, review atau artikel seperti yang pernah dibuat oleh Nike.
Kali ini kami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti yang pernah disampaikan sebelumnya, bahwa U2-Indonesia.com menerima tulisan dari siapapun, selama itu masih seputar topik U2. Tema tulisannya bisa apa saja; baik itu pengalaman pribadi dengan U2 seperti mas <a href="http://u2-indonesia.com/2007/08/04/meet-them%E2%80%A6-pt-1/">Djundi</a>, atau kisah asal-muasal kecintaan kita terhadap U2 seperti yang pernah diceritakan oleh <a href="http://u2-indonesia.com/2007/09/11/irvans-story/">Irvan</a>, review atau artikel seperti yang pernah dibuat oleh <a href="http://starlastar.multiply.com/journal">Nike</a>.</p>
<p>Kali ini kami berkenalan dengan salah seorang penggemar U2 lainnya, <a href="http://donnyverdian.net/">Donny Verdian</a>, yang juga bersedia menyumbangkan tulisannya.<br />
Sampai hari ini kami sudah menerima 2 tulisan yang akan ditampilkan satu per satu.</p>
<p>Tulisan yang kami tampilkan kali ini menceritakan asal-mula kesukaan Donny pada U2. Semoga tulisan ini dapat menjadi perkenalan dengan sesama penggemar U2 yang lain. Tak kenal, maka tak sayang; kata pepatah kita <img src='http://u2-indonesia.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selamat menikmati dan jangan lupa memberi komentar ya <img src='http://u2-indonesia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>To: Donny,<br />
Terima kasih atas ijin pemuatannya.</p>
<p><strong>Admin</strong><br />
<span id="more-297"></span><br />
================================================================</p>
<p>
Kenapa aku suka <a href="http://www.u2.com">U2</a>?<br />
Pada awalnya adalah ikut-ikutan.<br />
Dan betapa aku sangat bersyukur karena telah ikut-ikutan.<br />
Bayangkan jika tidak, U2 adalah musik genius dan aku tak mau dibilang &#8220;sok genius&#8221; karena bisa mencerna U2 secara mudah dan langsung.</p>
<p>
Lalu kenapa ikut-ikutan?<br />
Biar dibilang keren <img src='http://u2-indonesia.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>
Banyak kubaca di koran dan majalah bahwa musisi-musisi papan atas negeri ini serta luar negeri, kebanyakan menggandrungi U2.<br />
Nah, karena dulu ingin dipandang &#8220;berkelas&#8221; aku pun mulai menjejalkan U2 ke gendang telinga.</p>
<p>
Bagiku dulu, akhir dekade 90-an, tentu akan sangat &#8220;wagu&#8221; kalau misalnya ditanya pacar ataupun gebetan baru &#8220;Musik kesukaan kamu apa, Don?&#8221;<br />
lalu aku menjawabnya dengan &#8220;Oh, Stinky!&#8221;<br />
Dijamin, dia pasti akan langsung manggut-manggut dengan mungkin agak sedikit mengernyitkan alis yang hendak jatuh sambil menggumam &#8220;Ah, biasa!&#8221;</p>
<p>
Beda dong kalau misal aku menjawabnya dengan &#8220;Hmmm&#8230; saya nggak punya musik favorit. Tapi suara serak Bono dan sengatan gitar The Edge itu mampu mengalahkan kopi pagiku setiap hari!&#8221;<br />
Dia pasti akan lama terdiam lalu bilang &#8220;Ouwwwww.. ya! ya! Kamu maniak U2 ya?&#8221;<br />
Maka aku hanya akan mengangkat pundak, tersenyum dengan menaikkan ujung bibirku sebelah saja ke atas dan membuka telapak tangan tanpa bersuara terlalu banyak lagi.</p>
<p>
Well, pada awalnya kecintaanku pada U2 terlalu naif bukan?<br />
Akan tetapi tiga bulan setelah kenaifan itu berawal, semuanya berubah.<br />
Sehari tak mendengar lengkingan Bono pada paruh akhir lagu <strong>With or Without You</strong> ataupun mendengarkan melodi unik The Edge pada lagu <strong>Where The Streets Have No Name</strong>, ibarat waktu,<br />
maka perjalanannya terasa berkurang satu detik sehingga tidak bisa menggenap menjadi 60 untuk membentuk satu menit.<br />
Maka jadilah sejak saat itu aku mulai menjadikannya sebagai musik yang harus selalu diputar pada pemutar cakram CD ku karena pada waktu itu teknologi dan gadget secanggih iPOD belum ada.</p>
<p>
Sampai sekarang pun, setelah bertahun-tahun, setelah era CD telah berangsur berakhir dan tergantikan dengan iPOD yang kebetulan kepunyaanku adalah <a href="http://www.cnet.com.au/mp3players/mp3players/0,239036128,240063765,00.htm">U2 Special Series Limited Edition</a>,<br />
aku tak juga tahu pasti kenapa aku suka U2. Kalau cuma disuruh menjawab bahwa U2 itu menarik karena lirik-lirik lagunya kuat ataupun karena mereka adalah band yang ber-proses,<br />
ya bisa saja, tapi mencari alasan yang paling hakiki mengapa aku bisa suka dengan U2, itu sama saja dengan mencari alasan kenapa kita, orang Indonesia, kebanyakan dan bahkan hampir<br />
semua sangat suka dengan yang namanya nasi.</p>
<p>
Sepertinya ini berlebihan? Sungguh tidak! Untuk menghargai sebuah band terbesar sepanjang sejarah peradaban aku memang tak mau menyandingkan diri melalui deskripsi yang miskin.<br />
U2 adalah hal termanis&#8230; the sweetest thing dalam musik, anugerah yang datangnya tak tentu seabad sekali.
</p>
<blockquote><p>Postingan ini ditulis oleh <strong>Donny Verdian</strong> dan telah pernah dipublikasikan sebelumnya di <a  href="http://donnyverdian.net/139-U2,-The-Sweetest-Thing.html">website pribadinya</a></p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://u2-indonesia.com/2008/06/20/u2-the-sweetest-thing/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>ONE great nite&#8230; is U2nite Forever !</title>
		<link>http://u2-indonesia.com/2008/06/12/one-great-nite-is-u2nite-forever/</link>
		<comments>http://u2-indonesia.com/2008/06/12/one-great-nite-is-u2nite-forever/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 15:35:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>thya</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Djundi's story]]></category>

		<category><![CDATA[What's goin' on]]></category>

		<category><![CDATA[U2nite]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://u2-indonesia.com/?p=296</guid>
		<description><![CDATA[Acara U2Nite yang digelar malam minggu yang lalu, tepatnya tanggal 7 Juni di Fame Station saya kasih bintang 5 dan 3 kata: Keren ! Edan ! Surprised !
Saya bilang Keren karena susunan lagu untuk masing-masing penampil sangat pas sekali. Edan karena para pengisi acara-nya memang edan ! Masing-masing menampilkan performance yang luar biasa. Yang tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Acara <a href="http://u2-indonesia.com/2008/06/05/this-one-is-u2-nite-forever/">U2Nite</a> yang digelar malam minggu yang lalu, tepatnya tanggal 7 Juni di <a href="http://u2-indonesia.com/2007/07/25/u2nite-u2bar-for-u2-fans/">Fame Station</a> saya kasih bintang 5 dan 3 kata: Keren ! Edan ! Surprised !</p>
<p>Saya bilang <strong>Keren</strong> karena susunan lagu untuk masing-masing penampil sangat pas sekali. <strong>Edan</strong> karena para pengisi acara-nya memang edan ! Masing-masing menampilkan performance yang luar biasa. Yang tidak kalah edan juga para penontonnya <img src='http://u2-indonesia.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /><br />
Dan memang banyak hal yang <strong>mengejutkan</strong> yang terjadi, paling tidak mengejutkan saya kalau penonton lain tidak merasa terkejut.</p>
<p>Ketika U2-indonesia.com mempublikasikan acara tersebut, cukup banyak yang melontarkan pertanyaan: &#8220;mengapa harus di Bandung ?&#8221;<br />
Sebenarnya jawaban saya cukup singkat saja, karena di Bandung ada <a href="http://u2-indonesia.com/2007/07/17/penggemar-u2-nomor-1/">Djundi Prakasha</a> (<em>selanjutnya saya sebut mas DP disini</em>). Jika masih asing dengan nama tersebut, silahkan baca-baca kembali tulisan saya di weblog ini <img src='http://u2-indonesia.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-296"></span>Mas DP sempat mengatakan pada saya bahwa untuk U2nite kali ini, beliau mengerahkan seluruh tenaga, pikiran, ide dan dana yang tidak sedikit; semata-mata untuk mewujudkan komitment bahwa setiap U2nite akan selalu berbeda.<br />
Dan salah satu hal berbeda yang paling nyata adalah pemilihan hari, dimana sebelumnya U2nite tidak pernah memilih hari Sabtu/Minggu. Urusan pemilihan hari bukanlah hal sepele. Hari yang dipilih oleh U2nite ke-10 ini sangatlah beresiko dari sisi bintang tamu, karena jadwal manggung mereka kemungkinan sudah terisi.<br />
Bisa jadi pemilihan tanggal benar-benar disesuaikan dengan hari ulangtahun sang pemilik yang jatuh tanggal 8 Juni 2008. Bagi yang belum tahu, awalnya acara U2nite ini lahir dari keinginan seorang Djundi Prakasha untuk menyenangkan hatinya sendiri. Jadi bukan tidak mungkin acara 10 tahun U2Nite kali ini adalah hadiah yang disiapkannya untuk dirinya sendiri.<br />
Tidak salah, karena saya juga sering memberi hadiah mewah untuk diri saya sendiri LOL !</p>
<p>U2nite di Fame Station bukan sekedar pagelaran musik dengan konsep tribute, bukan juga sekedar acara rutin atau acara musiman semata&#8230; U2nite yang digelar oleh Fame Station sejak tahun 1998 hingga 2008 adalah pembuktian diri dari seorang Djundi Prakasha bahwa tidak ada penggemar U2 dari Indonesia yang segila dirinya ! *glek*</p>
<p><font size ="4">KILAS PANGGUNG</font><br />
Konser musik berdurasi kurang lebih 4 jam ini dibuka dengan penampilan solo dari GAIL dengan lagu <em><strong>I Will Follow</strong></em> dalam format akustik. Menyimak judulnya, para penggemar U2 sudah tidak asing dengan lagu tersebut, namun bagi mereka yang sempat menyaksikan aksi pembuka ini, rasanya sebagian besar akan mengerutkan kening sambil berpikir: &#8220;lagu apa nih ?&#8221;<br />
Baru ketika sampai di bagian chorusnya lagu tersebut akhirnya dikenali. Lagu ini dibawakan dengan konsep yang sangat berbeda sehingga menimbulkan suasana dramatis sebagai <em>opening session</em>.<br />
Penampilan GAIL dengan konsep minimalis sebenarnya cukup asik, sayang <em>jatahnya</em> hanya sedikit.</p>
<p>Usai membawakan lagu pembuka tersebut, GAIL memanggil para personil NINEBALL tampil diatas panggung untuk membawakan <strong><em>Electrical Storm</em></strong>, <strong><em>Stuck in the moment</em></strong>, <em><strong>The sweetest thing</strong></em>, &#038; <em><strong>A man and a woman</strong></em>, dengan format akustik. Walaupun penonton masih adem ayem, tapi  mereka semua (termasuk saya) dengan sukarela langsung memposisikan diri sebagai backing vocal (LOL)<br />
Selesai dengan 4 lagu tersebut, giliran NINEBALL istirahat sejenak dan memberikan panggung kepada PRAVACHORUS, sebuah kelompok paduan suara berjumlah 10 orang (4 pria &#038; 6 wanita).<br />
Kelompok ini membawakan <em><strong>Stay</strong></em> &#038; <em><strong>I Still haven&#8217;t found</strong></em> dengan format choir tentunya. Kedua lagu ini teramat sangat keren dibawakan dengan pembagian suara yang komplit; terutama sekali pada lagu <em><strong>I Still haven&#8217;t found</strong></em> - berhasil menghadirkan nuansa gospel.<br />
Sampai disini saya sudah mengacungkan jempol untuk pemilihan lagu bagi NINEBALL dan PRAVACHORUS, padahal waktu masih sangat panjang&#8230;</p>
<p>Sekedar informasi, 1 tahun yang lalu, tepatnya bulan Juni 2007, ketika saya pertama kali bertemu mas DP; beliau sudah mengutarakan keinginannya untuk menghadirkan konsep U2 choir dalam acara U2nite yang akan datang. Hal ini jelas memperlihatkan apa yang saya tuliskan diatas; bahwa persiapan acara ini bukan persiapan &#8216;<em>kemaren sore, dik</em> !&#8217;</p>
<p>Kelompok paduan suara ini lagi-lagi membuat saya gemas, karena mereka hanya membawakan 2 lagu saja, tadinya saya pikir akan membawakan paling kurang 4 lagu - dengan penambahan <em>Miss Sarajevo</em> &#038; <em>Yahweh</em>.<br />
Lagu <em><strong>I Still haven&#8217;t found</strong></em> dari PRAVACHORUS menjadi penutup sesi akustik / acapela.  Ya, bagian peregangan otot sudah selesai…</p>
<p>Sesi pemanasan dibuka kembali oleh NINEBALL dengan <em><strong>Party Girl</strong></em>; sebuah pemilihan lagu yang cukup berani menurut saya. Sejauh yang saya amati, tidak banyak penonton yang ngeh dengan lagu ini karena memang bukan termasuk lagu popular dikalangan penggemar U2 biasa. <em><strong>Party Girl</strong></em> sendiri seperti putri tidur dalam cerita dongeng… Sebuah lagu lama yang kembali diusung oleh U2 dalam konser Vertigo mereka. Saya ingat ketika salah satu teman di Singapore menceritakan pengalamannya nonton Vertigo tour di Australia; ia mengatakan tidak kenal dengan lagu Party Girl yang dilantunkan oleh Bono. Aha !</p>
<p>Usai Party Girl, NINEBALL memanggil GAIL keatas panggung untuk menutup pemanasan ini dengan <em><strong>Vertigo</strong></em> dan <em><strong>Walk On</strong></em>. Disini saya mulai merasa ada yang kurang dari sisi sound, terutama pada bagian-bagian tertentu dalam Vertigo.<br />
Tidak terlalu kentara, karena penonton sudah mulai berjingkrakan <img src='http://u2-indonesia.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sekitar pukul 23.45 diantara gelapnya lampu, terdengar intro <em><strong>Van Diemen’s Land</strong></em> mengiringi para personil ZOOM.  Hmm, pemilihan lagu pembuka yang sangat tepat karena langsung menghadirkan nuansa haru akan kerinduan terhadap grup yang masing-masing personilnya sudah memiliki kesibukan sendiri. Kurang lebih 11 lagu dibawakan oleh ZOOM untuk menghangatkan suasana (<em>dan suasana memang menjadi benar-benar hangat</em> !), termasuk diantaranya lagu Yahweh yang saya pikir akan dibawakan oleh PRAVACHORUS.<br />
Ada beberapa catatan yang saya buat dari daftar lagu yang dibawakan oleh ZOOM ini. Ketika membawakan <em><strong>New Year’s Day</strong></em>, saya kembali mendapati tidak banyak penonton yang ikut bernyanyi pada lagu ini; entah karena kecapean atau memang lagi-lagi tidak ngeh. Saya pribadi menilai alasan terakhir lebih tepat. Lagu ini rasanya mulai dikenal oleh angkatan millennium setelah muncul dalam album The Best 1980-1990. Ketika intro lagu ini dikumandangkan, semua orang mungkin tau, tapi sedikit sekali yang bisa ikut bernyanyi bersama sang vokalis.</p>
<p>Lagu lain yang membuat saya terkejut adalah <em><strong>Running to Stand Still</strong></em>; ada 2 keterkejutan dari lagu ini.<br />
Pertama, saya pikir akan dibawakan oleh Setiawan Djodi. Kedua, saya tidak menyangka format yang dibawakan adalah format konser tahun 1993 di Dublin !<br />
Kembali pada pertemuan saya dibulan Juni 2007 dengan mas DP, beliau mengatakan bahwa lagu ini bagus jika dibawakan oleh Setiawan Djodi. Ketika melihat PRAVACHORUS, saya mulai merasa akan adanya kehadiran Setiawan Djodi dalam konser ini karena semua yang dibicarakan oleh mas DP mulai terlihat realisasinya. Jadi sebelum ZOOM membawakan lagu favorit saya dengan versi favorit saya pula, saya sudah berkhayal akan mendengarkannya dari lantunan Setiawan Djodi, hahahaha !!!<br />
Bukan hanya <em><strong>Running to Stand Still</strong></em>, tapi sebagian dari lagu favorit saya ternyata menjadi setlist dari grup yang dulunya sering mengisi acara U2nite di Fame Station.</p>
<p><em><strong>With or Without you</strong></em> dan <em><strong>Who’s gonna ride your wild horses</strong></em> menjadi pelengkap suasana emosional yang saya rasakan ketika itu. Namun, dibalik rasa puas, sekali lagi saya merasakan adanya ganjalan dimasalah sound, terutama suara dari mic vokalis.<br />
Tapi hal itu tidak sampai menjadi gangguan untuk saya, lha semua vokalis yang tampil malam itu mendapat backing vocal yang luar biasa dari penonton !</p>
<p>Yang perlu garisbawahi pada penampilan ZOOM adalah sang gitaris yang teramat sangat sukses menghidupkan kegilaan dibawah panggung !<br />
Keberaniannya membaur dengan penonton hingga beraksi diatas meja patut diacungi jempol sebanyak-banyaknya <img src='http://u2-indonesia.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Usai 11 lagu dari ZOOM, penonton dipersilahkan menikmati Discotheque Anthem dari DJ DEWO. Waktu istirahat ini menurut saya terlalu panjang, hampir satu jam lamanya. Beberapa orang teman malah menggunakannya untuk tidur ditengah bisingnya suara music ;p<br />
Yang menilai sesi ini kepanjangan memang hanya anak2 U2indonesia sih&#8230; (hihihihiiii&#8230;)<br />
Sambil menunggu kami mulai coba menghitung berapa lagu yang akan muncul, sampai jam berapa acara akan selesai, kejutan apa lagi yang akan muncul, dst &#8230;</p>
<p>Tepat pukul 2 dinihari, tanggal 8 Juni, sebuah tembang berjudul <em><strong>Wake Up</strong></em> milik The Arcade Fire dimainkan.<br />
Sekali lagi, tidak banyak yang menyadari arti dari pemutaran lagu yang memang bukan lagunya U2 ini, namun dipakai oleh U2 sebagai opening intro dalam rangkaian Vertigo Tour.<br />
Saya dan teman-teman dari U2-Indonesia.com memang sudah berencana untuk maju kedepan panggung pada saat U2 All Star akan tampil, dan Wake-Up sudah jelas bagi kami sebagai tanda untuk meninggalkan meja dibawah balkon. Tiba didepan panggung, kami masih menyanyikan bait-bait dari Wake-Up dan saya sendiri mendapati beberapa orang dibibir panggung yang dengan sengaja berbalik menghadap saya dan menatap kami dengan bingung…  ah, sungguh kocak kejadian saat itu.</p>
<p>Ditengah kekocakan itu, mereka yang masih bingung akhirnya menyadari bahwa Kin The Fly telah berdiri diatas panggung, disusul Noey Java Jive, Didit Protonema dan Ricky FM.<br />
Seperti yang sudah saya duga, <em><strong>City of Blinding Light</strong></em> menjadi tembang pembuka U2 All Stars. Sesuai dengan judul lagunya, suasana yang dibangun selama lagu ini cukup meriah dengan permainan lampu. Disusul dengan <em><strong>I will Follow, Elevation</strong></em> dan <em><strong>Sunday Bloody Sunday</strong></em>, seluruh penonton didepan panggung rasanya tidak berhenti melompat, berjingkrakan dan berteriak-teriak berusaha mengalahkan suara Andy /rif membawakan setiap bait. Memasuki lagu ke-4, <em><strong>The Ground Beneath her Feet</strong></em>, saya memutuskan untuk mendengarkan dari belakang, dibawah balkon – sekedar memastikan kembali apakah suara Andy /rif yang saya rasa kurang maksimal itu memang begitu adanya atau karena saya terlalu dekat dengan panggung. Akhirnya saya berkesimpulan bahwa keliatannya memang ada yang kurang dengan sound.<br />
Sekali lagi, itu bukan masalah.<br />
Saya justru merasa aksi panggung Andy /rif kurang maksimal &#038; kurang lincah.<br />
Mungkin Andy terlalu terpukau pada penonton didepan panggung, yang begitu hafal dan lancar bernyanyi bersamanya, tidak kurang dari 13 lagu !</p>
<p>Hmm, ada cerita sedikit mengenai lagu <em><strong>Kite</strong></em>. Beberapa orang teman didepan panggung terlalu iseng untuk meledek Andy /rif yang salah melafalkan teks. Tapi Andy lebih iseng lagi untuk menanggapi ledekan anak-anak, hehehehe&#8230; (cuteeeee Andy ! LOL!)</p>
<p>Kemunculan AMY &#038; STRING QUARTET mengiringi U2 All Stars dalam <em><strong>Bad</strong></em> juga memberi warna yang berbeda, mengukuhkan kematangan dalam pemilihan lagu bagi para pengisi acara.<br />
LUAR BIASA !!!</p>
<p><font size ="4">SURPRISED</font><br />
Saya mencatat adanya beberapa “kejutan” dari acara U2nite ini.<br />
Kejutan pertama sudah saya sebutkan diatas, pada lagu Running to Stand Still. Setelah itu, kemunculan Belly Dancer pada lagu <em><strong>Mysterious Way</strong></em> merupakan sesuatu yang tidak terbayangkan oleh saya dan teman-teman U2-Indonesia.com<br />
Sang Belly Dancer membawakan tariannya dengan cukup manis, tanpa memunculkan kesan murahan namun tetap erotis. Hanya saja, kostum dengan dominasi warna putih menurut saya terlalu monoton, dan kurang ‘berkilau’.</p>
<p>Surprise berikutnya, mungkin tidak terlalu mengejutkan bagi saya dan teman-teman U2-Indonesia.com karena kami sudah mendengar bocoran dari pihak yang dapat dipercaya, bahwa Ronaldisko akan muncul dengan salah satu lagu dari album Zooropa. Walaupun kami tidak mendapat bocoran kostum yang akan digunakan, tapi 100% kami yakin Ronaldisko akan muncul sebagai MacPhisto !! Bingo !<br />
Bintang ekstravaganza yang baru melepas masa lajangnya memang muncul dengan kostum MacPhisto membawakan <em><strong>Lemon</strong></em>.</p>
<p>Kejutan berikutnya tentu saja kemunculan Setiawan Djodi dengan lagu <em><strong>Sometime You Can’t Make it On Your Own</strong></em>. Beberapa orang teman menyayangkan mengapa pengusaha tersebut membawakan lagu yang tidak dihafalnya.<br />
Saya sendiri menganggap Setiawan Djodi bukan muncul sebagai ‘penampil’ tapi sebagai salah seorang penggemar U2 yang juga memiliki hubungan dekat dengan Bono; jadi terus-terang saya tidak begitu peduli dengan lagu yang tidak dihafal beliau. Hanya saja memang akan lebih keren jika kemunculannya dengan format akustik. Tapi mungkin bayarannya berbeda, hahahaha !</p>
<p>Secara keseluruhan, saya menilai U2Nite ini berhasil memberikan kepuasan bagi para penggemar U2, paling tidak penggemar seperti saya.<br />
Sepanjang menonton acara ini, saya dan beberapa orang teman rasanya sangat sering berdecak kagum sambil &#8216;memaki&#8217; mas DP, hahahahaha !</p>
<p>Ketika acara sudah usai dan kami masih duduk didalam Fame Station untuk beristirahat untuk mengumpulkan tenaga sebelum pulang (gila aja, semalam kita berdiri dan jingkrak-jingkrak !) saya sempat memikirkan berapa biaya yang dikeluarkan oleh mas DP untuk acara ini, bagaimana caranya mengumpulkan para personil ZOOM, dan lain sebagainya.<br />
Pengalaman mas DP dalam menyaksikan beberapa konser U2 menjadi salah satu pembeda dengan U2Nite dikota lain. Sama sekali tidak ada maksud untuk merendahkan, tapi karena U2Nite di Fame Station di create bukan semata-mata oleh seorang pengusaha, tapi juga oleh seorang <em>U2 freak nomor 1 dari Indonesia</em>.<br />
Menghadirkan seorang pengusaha sekelas Setiawan Djodi &#038; mengumpulkan kembali personil ZOOM, bagi saya adalah suatu usaha yang sangat luar biasa. Apalah artinya kekurangan yang tidak begitu berarti yang saya sebutkan diatas, jika dibandingkan dengan kemegahan acara dan totalitas dari pihak penyelenggara.</p>
<p>BRAVO !</p>
<p>Terima kasih kepada seluruh pendukung acara, juga kepada para sponsor yang telah membantu hingga acara ini terlaksana dengan sangat baik.<br />
Tentunya terimakasih pula kepada Fame Station dan pemiliknya !<br />
Sampai bertemu lagi di acara U2nite berikutnya, di Fame Station.</p>
<p>=======================================================</p>
<p><font size ="4"><strong>U2 Nite Tracking List</strong></font></p>
<p>GAIL<br />
1. I Will Follow</p>
<p>NINEBALL<br />
2. Electrical Storm<br />
3. Stuck in the moment<br />
4. The Sweetest Thing<br />
5. A man and a woman</p>
<p>PRAVACHORUS<br />
6. Stay<br />
7. I Still Haven&#8217;t Found What I&#8217;m Looking for</p>
<p>NINEBALL feat. GAIL<br />
8. Vertigo<br />
9. Walk ON</p>
<p>ZOOM (susunan tidak berurutan)<br />
10. Van Diemen&#8217;s Land<br />
11. Heartland<br />
12. Desire<br />
13. Staring At The Sun<br />
14. Angel of Harlem<br />
15. New Years Day<br />
16. Until The End of The World<br />
17. Yahweh<br />
18. Running to Stand Still<br />
19. Who&#8217;s Gonna Ride Your Wild Horses<br />
20. With or Without You</p>
<p>*Intro: Wake Up*</p>
<p>U2 ALL STARS<br />
21. City of Blinding Lights<br />
22. I Will Follow<br />
23. Elevation<br />
24. Sunday Bloody Sunday<br />
25. The Ground Beneath Her Feet<br />
26. Mysterious Way<br />
27. Lemon (vocal: Ronaldisko)<br />
28. Where The Streets Have No Name (vocal: Andy /rif)<br />
29. Bad (feat. AMY &#038; STRING QUARTET)<br />
30. Sometimes You Can&#8217;t Make It On Your Own (feat. Setiawan Djodi)<br />
31. Kite<br />
32. One (feat. Ronaldisko, Setiawan Djodi, Lilo, Otong KOIL, Adam, Maggie / rif, Djundi P, &#8230;)<br />
33. All I Want Is You (feat. Ronaldisko, Setiawan Djodi, Lilo, Otong KOIL, Adam, Maggie / rif, Djundi P, dan beberapa orang yang tidak saya hafal namanya, maaf)<br />
=======================================================</p>
<p>Foto-foto dapat dilihat di <a href="http://u2-indonesia.com/gallery/index.php?album=u2nite-fame-station">Gallery</a><br />
(masih akan terus mengalami penambahan hingga minggu depan, karena sedang menunggu beberapa kiriman)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://u2-indonesia.com/2008/06/12/one-great-nite-is-u2nite-forever/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Semakin dekat pada yang ditunggu&#8230;</title>
		<link>http://u2-indonesia.com/2008/06/06/semakin-dekat-pada-yang-ditunggu/</link>
		<comments>http://u2-indonesia.com/2008/06/06/semakin-dekat-pada-yang-ditunggu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2008 08:25:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[What's goin' on]]></category>

		<category><![CDATA[new album]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://u2-indonesia.com/?p=295</guid>
		<description><![CDATA[U2 Nite ?
Memang U2 Nite tinggal menghitung jam saja, tapi bukan itu yang saya maksud kali ini.
Saya bicara mengenai album baru. Entah untuk yang keberapa kalinya. 
Dalam sebuah wawancara dengan Dave Fanning, Daniel Lanois mengungkapkan bahwa material lagu akan segera selesai dalam sebulan kemuka dan tinggal melakukan finishing vokal saja.
Lanois juga menegaskan bahwa album ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>U2 Nite ?<br />
Memang U2 Nite tinggal menghitung jam saja, tapi bukan itu yang saya maksud kali ini.</p>
<p>Saya bicara mengenai album baru. Entah untuk yang keberapa kalinya. <span id="more-295"></span></p>
<p>Dalam sebuah wawancara dengan <a href="http://www.rte.ie/arts/drivetimewithdave/">Dave Fanning</a>, Daniel Lanois mengungkapkan bahwa material lagu akan segera selesai dalam sebulan kemuka dan tinggal melakukan finishing vokal saja.<br />
Lanois juga menegaskan bahwa album ini akan menjadi album inovasi dari U2 dan bisa dikatakan salah satu album terbaik; paling tidak terbaik versi mereka.</p>
<p>Seluruh personil dan kru sedang berada dalam kondisi yang sangat baik, penuh semangat dan sangat menikmati penyelesaian album yang dijadwal keluar pada musim gugur nanti.</p>
<p>U2 memang layak kita tunggu !</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://u2-indonesia.com/2008/06/06/semakin-dekat-pada-yang-ditunggu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>This ONE U2 nite forever</title>
		<link>http://u2-indonesia.com/2008/06/05/this-one-is-u2-nite-forever/</link>
		<comments>http://u2-indonesia.com/2008/06/05/this-one-is-u2-nite-forever/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 08:27:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[What's goin' on]]></category>

		<category><![CDATA[event]]></category>

		<category><![CDATA[Fame Station]]></category>

		<category><![CDATA[fans gathering]]></category>

		<category><![CDATA[U2nite]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://u2-indonesia.com/?p=290</guid>
		<description><![CDATA[Don&#8217;t miss this ONE !


]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Don&#8217;t miss this ONE !<br />
<span id="more-290"></span></p>
<p style="text-align: center;"><img src="http://i251.photobucket.com/albums/gg291/u2indo/U2ONESENT.jpg" alt="Leaflet" width="433" height="571" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://u2-indonesia.com/2008/06/05/this-one-is-u2-nite-forever/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rumor (atau fakta): BOY remastered</title>
		<link>http://u2-indonesia.com/2008/05/28/rumor-atau-fakta-boy-remastered/</link>
		<comments>http://u2-indonesia.com/2008/05/28/rumor-atau-fakta-boy-remastered/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 May 2008 06:55:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Disc-U2-graphy]]></category>

		<category><![CDATA[re-mastered album]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://u2-indonesia.com/?p=293</guid>
		<description><![CDATA[Info dari komunitas U2 di Spanyol, tracking list yang akan tampil dalam format remastered BOY adalah:

CD1
1. I Will Follow (remastered)
2. Twilight (remastered)
3. An Cat Dubh (remastered)
4. Into the Heart (remastered)
5. Out of Control (remastered)
6. Stories For Boys (remastered)
7. The Ocean (remastered)
8. A Day Without Me (remastered)
9. Another Time Another Place (remastered)
10. The Electric Co. (remastered)
11.Shadows [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Info dari komunitas U2 di Spanyol, tracking list yang akan tampil dalam format remastered BOY adalah:<br />
<span id="more-293"></span><br />
<strong>CD1</strong><br />
1. I Will Follow (remastered)<br />
2. Twilight (remastered)<br />
3. An Cat Dubh (remastered)<br />
4. Into the Heart (remastered)<br />
5. Out of Control (remastered)<br />
6. Stories For Boys (remastered)<br />
7. The Ocean (remastered)<br />
8. A Day Without Me (remastered)<br />
9. Another Time Another Place (remastered)<br />
10. The Electric Co. (remastered)<br />
11.Shadows and Tall Tress (remastered)</p>
<p><strong>CD2</strong<br />
1. I Will Follow (previously unreleased mix)<br />
2. 11 O'Clock Tick Tock (remastered)<br />
3. Touch (remastered)<br />
4. Speed of Life<br />
5. Saturday Night<br />
6. Things to Make and Do (remastered)<br />
7. Out Of Control (single version - remastered)<br />
8. Boy/Girl (remastered)<br />
9. Stories For Boys (single version - remastered)<br />
10. Another Day (remastered)<br />
11. Twilight (single version - remastered)<br />
12. Boy/Girl Live at The Marquee, London - (remastered)<br />
13. 11 O'Clock Tick Tock (Live at The Marquee, London)<br />
14. Cartoon World (Live at The National Stadium, Dublin)</p>
<p>Amazon belum mengeluarkan "bocoran" daftar lagunya, tapi sebuah situs Inggris, <a href="http://www.play.com/Music/CD/4-/5508653/Boy/Product.html">Play.com</a> keliatannya cukup yakin dengan tracking list diatas <img src='http://u2-indonesia.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ayo menabung, temans &#8230;<br />
 <img src='http://u2-indonesia.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://u2-indonesia.com/2008/05/28/rumor-atau-fakta-boy-remastered/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Eve Hewson, akankah menjadi aktris film ?</title>
		<link>http://u2-indonesia.com/2008/05/05/eve-hewson-akankah-menjadi-aktris-film/</link>
		<comments>http://u2-indonesia.com/2008/05/05/eve-hewson-akankah-menjadi-aktris-film/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 09:37:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bono]]></category>

		<category><![CDATA[Family]]></category>

		<category><![CDATA[Movies]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://u2-indonesia.com/?p=292</guid>
		<description><![CDATA[Putri kedua pasangan Bono &#038; Ali Hewson, Memphis Eve Hewson (16 tahun), memulai debut akting perdana-nya dalam film The 27 Club.
Sebuah film yang mengambil inspirasi dari kematian rocker Kurt Cobain ini memang bercerita mengenai perjalanan karir musisi yang akhirnya menemui ajal di sebuah club bernama Club 27; akibat overdosis. 
The 27 Club diputar pertama kali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Putri kedua pasangan Bono &#038; Ali Hewson, Memphis Eve Hewson (16 tahun), memulai debut akting perdana-nya dalam film <strong>The 27 Club</strong>.<br />
Sebuah film yang mengambil inspirasi dari kematian rocker Kurt Cobain ini memang bercerita mengenai perjalanan karir musisi yang akhirnya menemui ajal di sebuah club bernama <strong>Club 27</strong>; akibat overdosis. <span id="more-292"></span></p>
<p><strong>The 27 Club</strong> diputar pertama kali dalam ajang Tribeca Film Festival pada 26 April 2008 yang lalu. Pada acara tersebut, Eve datang bersama ibu dan kakaknya; Ali &#038; Jordan Hewson.<br />
Berikut gambarnya yang diambil dari <a href="http://www.celebrity-babies.com/2008/04/ali-and-eve-hew.html">celebrity blog</a></p>
<p>Eve Hewson</p>
<p><img src="http://i251.photobucket.com/albums/gg291/u2indo/Bono/evehewson2008_03.jpg" alt="EveHewson_the27clubpremier" /></p>
<p>Jordan Hewson</p>
<p><img src="http://i251.photobucket.com/albums/gg291/u2indo/Bono/johewson2008_02.jpg" alt="JordanHewson_the27clubpremier" /></p>
<p>Jika Eve memang memutuskan untuk berkarir dalam dunia akting, kita doakan agar ia menjadi <em>the next Jodie Foster instead of the next Lindsay Lohan</em> *LOL*</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://u2-indonesia.com/2008/05/05/eve-hewson-akankah-menjadi-aktris-film/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tribute to Alison Stewart Hewson</title>
		<link>http://u2-indonesia.com/2008/04/15/tribute-to-alison-stewart-hewson/</link>
		<comments>http://u2-indonesia.com/2008/04/15/tribute-to-alison-stewart-hewson/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2008 10:19:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>thya</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[You can't leave behind]]></category>

		<category><![CDATA[Ali Hewson]]></category>

		<category><![CDATA[Bono]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://u2-indonesia.com/?p=284</guid>
		<description><![CDATA[.
Sudah beberapa kali kami mencoba membuat sebuah tulisan mengenai Alison Stewart aka Ali Hewson, tapi tidak pernah selesai ;p
Kemudian teringat pada Nike yang pernah membuat situs U2 Indonesia pertama kali &#38; seingat kami di situsnya ada artikel mengenai Ali Hewson.
Atas ijin yang bersangkutan, maka tulisan tersebut kami boyong kesini tentunya dengan menambahkan update informasi yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>.</p>
<blockquote><p>Sudah beberapa kali kami mencoba membuat sebuah tulisan mengenai Alison Stewart aka Ali Hewson, tapi tidak pernah selesai ;p<br />
Kemudian teringat pada <a href="http://starlastar.multiply.com/journal">Nike</a> yang pernah membuat situs U2 Indonesia pertama kali &amp; seingat kami di situsnya ada artikel mengenai Ali Hewson.<br />
Atas ijin <a href="http://starlastar.multiply.com/journal">yang bersangkutan</a>, maka tulisan tersebut kami boyong kesini tentunya dengan menambahkan update informasi yang masih kurang.</p>
<p>Terima kasih Nik ! [admin]
</p></blockquote>
<p>Seperti yang kita tahu, <a href="http://www.alihewson.com/bio.htm">Alison Stewart Hewson</a> atau yang dipanggil Ali adalah istri dari Bono. Namun sebenarnya ia bukan hanya sekedar &#8220;istri dari Bono&#8221; saja. Ali memiliki lebih dari itu. Banyak hal positif yang bisa kita ambil darinya. Mengapa saya berkata begitu ?<br />
Silahkan teruskan ..<span id="more-284"></span></p>
<p>Wanita yang lahir tanggal 23 Maret 1961 ini banyak berkecimpung di gerakan lingkungan (<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Greenpeace">greenpeace</a>), sosial dan kemanusiaan. Ia mengaku bahwa satu-satunya hal yang ia sesali adalah ia tidak bisa menjadi suster, cita-citanya dulu. Di umur 33 tahun, ia telah mendapat gelar di bidang ilmu sosial, politik dan sosiologi.</p>
<p>Saya ulangi sekali lagi, Ali Hewson tidak seperti istri/pasangan pemusik lain bahkan tokoh terkenal lain. Ia tidak mau mempopulerkan misi lembaga-lembaga atau organisasi sosial/lingkungan dengan namanya, atau sekedar menjadi donatur tanpa ikut aktif dalam kegiatan sosial tersebut. Bahkan ia tidak menuntut perlakuan istimewa,sehingga membuat orang-orang yang bekerja dengannya hampir tidak menyadari kalau Ali adalah istri seorang superstar. Ia pernah menjalankan misi sosialnya di Belarus, Ukraina selama 3 minggu bersama para aktivis lain.<br />
Sementara di tempat lain, sang suami tidak dapat menyembunyikan kekhawatirannya dan meneleponnya berkali-kali namun sambungan telpon di Ukraina tidak berfungsi.</p>
<p>Ali selalu ikut dengan Bono saat Bono melakukan kegiatan sosial/lingkungan. Saat San Salvador, ibukota El Savador, dalam keadaan genting dan Bono berniat untuk ke sana, Ali memaksa untuk ikut. Tentu saja Bono menolak, namun Ali bersikeras dan akhirnya Bono menyerah dan mengajaknya ikut. Selain itu, ia dan suaminya juga mengunjungi Sarajevo, dan tinggal di Ethiopia selama sebulan. Di Ethiopia, Ali membuat permainan untuk anak-anak pengungsi, sedangkan Bono membuatkan lagu untuk permainan tersebut.</p>
<p>Meski ia selalu sibuk dengan kegiatannya, bahkan sempat meninggalkan keluarga untuk misi kemanusiaannya di <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Chernobyl_Children%27s_Project_International">Chernobyl</a>, ia sangat perhatian terhadap keluarganya. Karena Bono jarang berada di rumah, tak heran Ali yang lebih sering mengurus anak-anaknya. &#8220;<em>sifat Jordan &amp; Eve sama seperti ayahnya, keras kepala</em>&#8220;, karena itu sebagai Ibu ia juga mengaku kewalahan. Namun  ia mengaku bahwa ia sangat protektif terhadap anak-anaknya agar privasi keluarganya tetap terjaga.</p>
<p style="text-align: center;"><img src="http://i251.photobucket.com/albums/gg291/u2indo/Bono/Ali_u2indo_01.jpg" alt="Ali01" width="450" height="300" /></p>
<p>Kesibukan mereka berdua, terutama Bono membuat merek jarang bertemu dan Bono sempat melupakan hari ulang tahunnya. Lalu Bono membuatkan lagu &#8220;sweetest thing&#8221; sebagai permintaan maaf. Setelah tahu lagu tersebut akan dirilis lagi dalam album the best, Ali langsung meminta U2 agar hasil penjualan dan royalti lagu tersebut diberikan untuk <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Chernobyl_Children%27s_Project_International">Children Chernobyl Project</a>. Karena itu U2 meminta nya untuk tampil di awal video klip tersebut.</p>
<p><span style="color: #cc3333;"><strong>BONO &amp; ALI</strong></span><br />
Hari pertama Ali datang ke Mount Temple School, Bono langsung mengajaknya untuk bicara, namun sambutannya dingin. Semenjak itu Bono selalu mengejarnya dengan berbagai cara, lagi-lagi ia menolak. Gadis ini tidak mau hanya menjadi &#8220;salah satu pacar Bono&#8221; yang memang dikenal suka gonta-ganti pacar. Akhirnya, setelah beberapa tahun, Bono berhasil menunjukkan pada Ali bahwa ia serius, ia pun luluh juga. Bono mengencani Ali ketika ia berumur 16 tahun dan Ali berumur 15 tahun. &#8220;<em>Saat itu, di bulan November. Saya mulai bergabung dengan U2 dan mulai pula mengencani Ali. It was a good month</em>&#8221; kata Bono mengenang kencan pertamanya bersama Ali.<br />
Semenjak Ali menjadi pacar Bono, ia menjadi pengganti Iris, ibu dari Bono yang meninggal, untuk mengurus urusan rumah tangga keluarga Hewson seperti membereskan rumah, belanja dan memasak. Sama seperti Bono, ia juga kehilangan ibunya.</p>
<p>Akhirnya mereka menikah pada 21 Agustus tahun 1982 di sebuah gereja kecil bernama Guinness, Raheny dan hanya dihadiri oleh kerabat dekat. Adam menjadi pendamping laki-laki Bono. Jordan, anak pertama mereka lahir di tahun 1989, tepatnya pada saat ulang tahun Bono, 10 Mei. Kemudian Eve lahir di bulan Juli tahun 1991. Tanggal 18 Agustus 1999, Bono-Ali mendapat anak laki-laki yang diberi nama Elijah Bob Patricius Guggi Q (sepertinya nama Bob dari nama ayah Bono, sedangkan Guggi adalah nama sahabat Bono). 2 Tahun kemudian, ia melahirkan seorang anak laki-laki lagi.<br />
Ali, <em>You are the sweetest thing and Bono is a lucky man</em>. We love U Ali !</p>
<p><span style="color: #cc3333;"><strong>Updated by Admin</strong></span.</p>
<p>Tahun 2005, dengan bantuan sang suami bersama seorang designer, <strong>Rogan Gregory</strong>, Ali memperkenalkan <a href="http://www.edunonline.com/collection.aspx">EDUN</a>, sebuah merek dagang untuk produk fashion.<br />
Ali mengklaim bahwa garment yang memproduksi merek EDUN menerapkan aturan / kaidah perburuhan yang &#8220;layak&#8221; salah satunya dengan tidak mengeksploitasi pihak-pihak tertentu seperti misalnya mempekerjakan tenaga dibawah umur, dan sebagainya. &#8220;<em>Kami dapat membuktikan bahwa suatu bisnis dapat tetap menghasilkan profit tanpa harus menggunakan cara-cara diluar pakem yang ada</em>&#8221;<br />
Atas alasan tersebut maka EDUN menerapkan proses yang &#8220;bersih&#8221; dari mulai konsep sampai menjadi barang jadi.</p>
<p>===================</p>
<p><span style="color: #cc3333;"><strong>QUOTES:</strong></span><br />
&#8220;<em>Ali doesn&#8217;t travel like Princess Di on charity work. She doesn&#8217;t look for any special privileges but mucks in. You could be working alongside her and not realise her husband is worth £80 million and is in U2</em>&#8220;, <strong>Chernobyl Children Project Spokesman</strong>.</p>
<p>&#8220;<em>I don&#8217;t really care what people think, just so long as I feel strong enough about myself</em>&#8220;, <strong>Ali</strong>.</p>
<p>&#8220;<em>I wasn&#8217;t raised for that. I&#8217;m from the northside! It&#8217;s just the way things have fallen really. I know a lot of people in those circles, who are really good friends. But it just doesn&#8217;t seem right for me. It&#8217;s not where I would really feel comfortable, I suppose</em>&#8220;, <strong>Ali on glamour</strong>.</p>
<p>&#8220;<em>Ali. She&#8217;s so sane although she chooses to live with me</em>&#8220;, <strong>Bono</strong>.</p>
<p>&#8220;<em>The best thing about Bono is Ali. She is calm and rational and able to see beyond individuals to policies</em>&#8220;, <strong>Eamon Dunphy</strong>.</p>
<p>&#8220;<em>Women who marry rock stars often get caught in the spotlight. But Ali Hewson, married to one of the most famous of all, prefers to play her own tune - privately</em>&#8220;, <strong>Francine Cunningham, MORE Magazine</strong>.</p>
<p>==========================</p>
<p>Foto-foto Ali Hewson bisa dilihat <a href="http://www.alihewson.com/photos/index.html">disini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://u2-indonesia.com/2008/04/15/tribute-to-alison-stewart-hewson/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Poster itu ..</title>
		<link>http://u2-indonesia.com/2008/04/13/poster-itu/</link>
		<comments>http://u2-indonesia.com/2008/04/13/poster-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Apr 2008 17:40:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>thya</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://u2-indonesia.com/?p=289</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu 12 April, aku pindah ruang kerja. Rencananya [mungkin] tidak permanen, suatu hari nanti akan kembali lagi keruangan semula.
Dalam pindahan ini, aku tidak memboyong semua isi ruangan lama ke tempat yang baru. Hanya perangkat komputer, 1 filling kabinet, kursi kulit yang empuk itu - baru dikasih soalnya, hehehe.. - dan 2 buah poster ukuran setengah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sabtu 12 April, aku pindah ruang kerja. Rencananya [mungkin] tidak permanen, suatu hari nanti akan kembali lagi keruangan semula.<br />
Dalam pindahan ini, aku tidak memboyong semua isi ruangan lama ke tempat yang baru. Hanya perangkat komputer, 1 filling kabinet, kursi kulit yang empuk itu - baru dikasih soalnya, hehehe.. - dan 2 buah poster ukuran setengah pintu ;p</p>
<p><span id="more-289"></span>Poster yang aku bawa adalah poster U2 yang memanjang secara horizontal yang selama ini terpajang di dinding belakang kursiku, dan satu lagi poster vertikal dengan gambar transformasi Son Goku (Dragon Ball) dari masa kecil hingga menjadi Super saiya.</p>
<p>Salah seorang yang membantuku memindahkan barang-barang itu sempat bertanya kenapa 2 poster itu harus aku bawa.<br />
Bagi seluruh penghuni kantorku, 2 poster itu pasti hanyalah merupakan simbol dan penegasan bahwa aku menyukai U2 dan Dragon Ball. Tapi tidak banyak yang tau bahwa aku bukan penggemar poster <img src='http://u2-indonesia.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /><br />
Poster-poster U2 yang aku miliki sampai saat ini masih tergulung rapih dengan plastik2nya; sama sekali tidak berniat diapa-apain selain disimpan ;p</p>
<p>Begini &#8230;<br />
Son goku dalam Dragon Ball sangat menggemari pertarungan. Dia bertarung bukan untuk mematikan lawan tapi sekedar menguji daya tahan dan kemampuannya. Jika kalah, ia akan nyengir selebar-lebarnya dan mengajak lawannya bertarung kembali setelah ia berlatih.<br />
Semakin banyak serangan dan gempuran yang ia terima; dan semakin sering ia melewati segala serangan, anak kecil berambut jabrik dan berekor monyet itu akan semakin tangguh dan tangguh.<br />
&#8220;<em>Sesuatu yang tidak membuatmu mati hari ini akan membuatmu semakin kuat esok hari</em>&#8221; begitu kalimat yang sering diucapkan Son Goku dalam serial tersebut.</p>
<p>Poster tranformasi Son Goku merupakan penyemangatku dalam menghadapi ragam tekanan pekerjaan, hehehe&#8230; tentunya juga aku jadikan alasan penyemangat menghadapi persaingan pasar yang memang seru sejak dulu. Apalagi ketika perusahaan tempatku kerja memutuskan untuk menceburkan diri ke bidang IT dan jasa. Duh !</p>
<p>Kemudian poster U2.<br />
Seperti yang sudah aku tuliskan <a href="http://u2-indonesia.com/adore-u2/">dihalaman sebelah </a>:</p>
<blockquote><p>Yang paling mengagumkan bagiku adalah: mereka melewati puluhan tahun tanpa ada perubahan personil, dan setiap tahunnya selalu mengukir prestasi ! Aku sangat mengagumi loyalitas mereka terhadap profesinya dan juga loyalitas mereka terhadap apa yang telah membuat mereka sukses, yaitu band mereka sendiri. Bagiku, U2 adalah wujud nyata dari sebuah loyalitas - waktu 30 tahun itu bukan waktu yg mudah dilewati kan ?</p></blockquote>
<p>Boss-ku selalu mengajarkan aku untuk loyal terhadap profesi bukan pada perusahaan.<br />
Loyal yang diminta oleh big Boss-ku itu bukan hal yang mudah. Pada bulan April 2008 ini menginjak tahun ke-13 bekerja diperusahaan yang sama.<br />
Untuk tetap berprestasi selama 30 tahun [seperti U2] <em>and still counting</em>, tidak mudah dilakukan&#8230; apalagi dengan budaya kerja di negara kita tercinta ini <img src='http://u2-indonesia.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jadi, kedua poster itu memang harus aku bawa keruangan yang baru.<br />
Hidup ini penuh godaan, teman.. <img src='http://u2-indonesia.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> dan sebagai manusia biasa selalu ada saja alasan yang bisa aku gunakan untuk menjadi malas, jenuh, bosan, cape, dan sebagainya&#8230;<br />
Kalau multivitamin membantuku menjaga stamina, 2 poster itu membantuku menjaga &#8220;hal lainnya&#8221;</p>
<p>Bagaimana dengan kalian ?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://u2-indonesia.com/2008/04/13/poster-itu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>News of the day: Re-mastered again !</title>
		<link>http://u2-indonesia.com/2008/04/10/news-of-the-day-re-mastered-again/</link>
		<comments>http://u2-indonesia.com/2008/04/10/news-of-the-day-re-mastered-again/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 06:01:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>thya</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[What's goin' on]]></category>

		<category><![CDATA[new album]]></category>

		<category><![CDATA[news]]></category>

		<category><![CDATA[re-mastered album]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://u2-indonesia.com/?p=275</guid>
		<description><![CDATA[Universal telah menetapkan tanggal 22 Juli 2008 sebagai jadwal peluncuran remastered dari
tiga album pertama U2: &#8220;Boy&#8221; (1980), &#8220;October&#8221; (1981) and &#8220;War&#8221; (1983).
Bahkan The Edge menambahkan, bahwa paket re-mastered tersebut akan menyertakan 2 CD yang meliputi B-sides, rare collection dan beberapa materi yang diambil dari konser.
Menarik !
Selain berita mengenai program re-mastered 3 album tersebut, U2 pun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Universal telah menetapkan tanggal 22 Juli 2008 sebagai jadwal peluncuran remastered dari<br />
tiga album pertama U2: &#8220;Boy&#8221; (1980), &#8220;October&#8221; (1981) and &#8220;War&#8221; (1983).<br />
Bahkan The Edge menambahkan, bahwa paket re-mastered tersebut akan menyertakan 2 CD yang meliputi B-sides, rare collection dan beberapa materi yang diambil dari konser.<br />
Menarik !</p>
<p><span id="more-275"></span>Selain berita mengenai program re-mastered 3 album tersebut, U2 pun dikabarkan telah kembali ke studio untuk menggarap album baru yang diharapkan dalam keluar di tahun ini, karena <strong>konon</strong> <a href="http://u2-indonesia.com/2008/04/04/lagi-u2-live-nation/">kerjasama dengan Live Nation</a> akan ditandai dengan rangkaian tour ditahun 2009.<br />
Proses penggarapan album memang sempat di &#8220;istirahatkan&#8221; dalam rangka libur Paskah yang lalu. (<em>info: billboard, 2008</em>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://u2-indonesia.com/2008/04/10/news-of-the-day-re-mastered-again/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Behind the song: MLK</title>
		<link>http://u2-indonesia.com/2008/04/07/mlk/</link>
		<comments>http://u2-indonesia.com/2008/04/07/mlk/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 15:08:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Lyric/Songs/V-klip/Playlist/Movie]]></category>

		<category><![CDATA[Lyrics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://u2-indonesia.com/2008/04/07/mlk/</guid>
		<description><![CDATA[Postingan kali ini merupakan tulisan dari Rahmat Hidayat (anggota milis U2-Indonesia), dan dimuat dalam blog pribadinya pada tanggal 4 April 2008.
U2-Indonesia telah mendapatkan ijin dari penulis untuk menampilkan tulisan tersebut disini (terima kasih&#8230;)
Banjarbaru, 4 April 2008
Sleep
Sleep tonight
And may your dreams
Be realized
If the thunder cloud
Passes rain
So let it rain
Rain down on me

Mmm…mmm…mmm…
So let it be
Mmm…mmm…mmm…
So let [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>Postingan kali ini merupakan tulisan dari Rahmat Hidayat (anggota milis U2-Indonesia), dan dimuat dalam <a href="http://amed.wordpress.com/">blog pribadinya</a> pada tanggal 4 April 2008.<br />
U2-Indonesia telah mendapatkan ijin dari penulis untuk menampilkan tulisan tersebut disini (<em>terima kasih</em>&#8230;)</p></blockquote>
<p><span id="more-288"></span>Banjarbaru, 4 April 2008</p>
<p align="center">Sleep<br />
Sleep tonight<br />
And may your dreams<br />
Be realized<br />
If the thunder cloud<br />
Passes rain<br />
So let it rain<br />
Rain down on me</p>
<p align="center">
<p align="center">Mmm…mmm…mmm…<br />
So let it be<br />
Mmm…mmm…mmm…<br />
So let it be</p>
<p align="center">
<p align="center">Sleep<br />
Sleep tonight<br />
And may your dreams<br />
Be realized<br />
If the thundercloud<br />
Passes rain<br />
So let it rain<br />
Let it rain<br />
Rain on me</p>
<p align="center">
<p align="center"><em>Taken From U2 - The Unforgettable Fire (1984)</em></p>
<p>Hari ini, 40 tahun yang lalu, seorang pejuang hak-hak sipil <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Martin_Luther_King%2C_Jr._assassination">tewas mengenaskan</a>.<br />
Sebuah pembunuhan politik, yang bukan kali pertama terjadi di negara yang mengaku paling demokratis sedunia itu.<br />
Namanya <strong>Michael Luther King, Jr</strong>. tapi orang lebih mengenalnya sebagai <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Martin_Luther_King,_Jr.">Martin Luther King, Jr.</a> Di post ini, saya akan menyebutnya dengan MLK.<br />
Ia seorang pemuka agama, pemimpin gerakan kaum kulit hitam, penentang perang Vietnam, <a href="http://nobelprize.org/nobel_prizes/peace/laureates/1964/king-bio.html">peraih nobel</a>, dan mengakhiri hidup dengan cara yang sama dengan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Abraham_Lincoln_assassination">Abraham Lincoln</a>, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/John_F._Kennedy_assassination">JFK</a>, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/The_death_of_John_Lennon">John Lennon</a>, dan bahkan <a href="http://arifkurniawan.wordpress.com/2008/01/25/kenapa-di-password/">Munir</a>.</p>
<p>U2 secara khusus membuat dua lagu untuk MLK, yang pertama adalah <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pride_%28In_the_Name_of_Love%29">Pride (In The Name Of Love)</a> dan kedua adalah MLK, yang liriknya saya cantumkan di atas.</p>
<p>So, then, what makes MLK so special ?</p>
<p>Pertama, MLK <a href="http://amed.wordpress.com/2008/01/08/apakah-berkulit-hitam-itu-jelek/">berkulit hitam</a>.<br />
Dan beliau <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/I_Have_a_Dream">punya mimpi</a>, kalau suatu saat anak-anak mantan budak seperti dirinya bisa mendapat hak yang sama dengan anak-anak mantan tuan tanah.<br />
Beliau memperjuangkan dihapuskannya aturan yang tak rasional hak yang membuat orang kulit hitam di masanya tidak bisa pergi ke sekolah yang sama dengan orang kulit putih, harus menyerahkan kursi mereka ke penumpang kulit putih jika duduk di dalam bus, dan bahkan mendapat tempat buang air yang berbeda dengan orang kulit putih.<br />
Ia juga gigih menentang perang Vietnam, yang terbukti hanya mencabik-cabik bangsa dan kemanusiaan, tanpa hasil yang berarti.<br />
Kerap keluar masuk penjara, tentunya karena aksi dan sikapnya yang tak mau berkompromi dengan pemerintah kala itu, hidupnya akhirnya harus berakhir dengan cara yang, well, sebenarnya sudah bisa diperkirakan semua orang.</p>
<p>Akan tetapi seperti ujar Bono, <em>they took your life, but they could not take your pride</em>. Kematiannya justru menjadi pemicu diakhirinya diskriminasi ras di Amerika. Mungkin saat ini masih ada beberapa tempat yang masih memasang plang “Whites Only”, tapi secara umum, warga kulit hitam sudah bisa memperoleh haknya dengan jauh lebih layak.<br />
Kini kita bisa melihat <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Oprah_Winfrey">Oprah Winfrey</a> menjadi salah satu host tersukses.<br />
Kini kita bisa melihat <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Will_Smith">Will Smith</a> menjadi salah satu aktor dengan bayaran terbesar.<br />
Dan kini kita bisa melihat <a href="http://caping.wordpress.com/2008/02/25/obama/">Obama</a> bersaing menuju kursi presiden.</p>
<p>Dan semoga, dunia di masa depan bisa jadi tempat yang lebih bersahabat untuk semua orang, tanpa membeda-bedakan warna kulit, agama dan kebangsaan.</p>
<p>Dan untuk harapan itulah, hari ini saya mem-post lagu ini.</p>
<p>Bonus: <a href="http://youtube.com/watch?v=LEuM-C_M4H8">U2 - MLK live video di Youtube</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://u2-indonesia.com/2008/04/07/mlk/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sony walkman</title>
		<link>http://u2-indonesia.com/2008/04/06/sony-walkman/</link>
		<comments>http://u2-indonesia.com/2008/04/06/sony-walkman/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2008 17:00:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>thya</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Joshua Tree]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://u2-indonesia.com/2008/04/06/sony-walkman/</guid>
		<description><![CDATA[Temans,
Di tahun 1987 / 1988 sempat beredar iklan Sony Walkman yang menggunakan album The Joshua Tree.
Iklan tersebut bukan hanya muncul dalam majalah Hot Press, tapi juga dalam beberapa majalah/koran musik di Irlandia dan Inggris.

Manajemen U2 cukup berang dengan kemunculan iklan tersebut karena sebelumnya Sony memang tidak berhasil mendapatkan &#8220;restu&#8217; dari pihak manajemen untuk menggunakan Joshua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Temans,</p>
<p>Di tahun 1987 / 1988 sempat beredar iklan Sony Walkman yang menggunakan album <em>The Joshua Tree</em>.</p>
<p><span id="more-282"></span>Iklan tersebut bukan hanya muncul dalam majalah Hot Press, tapi juga dalam beberapa majalah/koran musik di Irlandia dan Inggris.</p>
<p style="test-align: center"><img src='http://u2-indonesia.com/wp-content/uploads/2008/04/sony-jt-ad.jpg' alt='sony-jt-ad' /></p>
<p>Manajemen U2 cukup berang dengan kemunculan iklan tersebut karena sebelumnya Sony memang tidak berhasil mendapatkan &#8220;restu&#8217; dari pihak manajemen untuk menggunakan Joshua Tree. Atas keberatan U2, mereka akhirnya berhasil memaksa Sony menarik kembali iklan tersebut dari media.</p>
<p>Well, seperti yang kita tahu, bertahun-tahun kemudian.. U2 menjalin kerjasama dengan Apple untuk MP3 player mereka, iPod <img src='http://u2-indonesia.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://u2-indonesia.com/2008/04/06/sony-walkman/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Penutupan akses ke YouTube</title>
		<link>http://u2-indonesia.com/2008/04/05/penutupan-akses-ke-youtube/</link>
		<comments>http://u2-indonesia.com/2008/04/05/penutupan-akses-ke-youtube/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2008 06:40:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[What's goin' on]]></category>

		<category><![CDATA[Video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://u2-indonesia.com/2008/04/05/penutupan-akses-ke-youtube/</guid>
		<description><![CDATA[Keributan yang ditimbulkan oleh film F***a akhirnya berdampak bagi kita, penggemar U2.
Bagaimana tidak&#8230;
Dengan ditutupnya akses oleh regulator kita; berdasarkan surat edaran dari Menkominfo nomor 84/M.KOMINFO/04/08 tanggal 2 April 2008 yang meminta Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) memblokir akses ke YouTube via IIX, kita jadi tidak bisa lagi melihat klip maupun rekaman konser U2 di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Keributan yang ditimbulkan oleh film F***a akhirnya berdampak bagi kita, penggemar U2.<br />
Bagaimana tidak&#8230;<br />
Dengan ditutupnya akses oleh regulator kita; berdasarkan surat edaran dari Menkominfo nomor 84/M.KOMINFO/04/08 tanggal 2 April 2008 yang meminta Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) memblokir akses ke YouTube via IIX, kita jadi tidak bisa lagi melihat klip maupun rekaman konser U2 di YouTube (hiks&#8230;)</p>
<p><span id="more-286"></span>Mungkin ini saatnya kita mengalah demi kerukunan hubungan umat beragama, seperti kata bapak Mentri <img src='http://u2-indonesia.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /><br />
Pihak YouTube sendiri menyatakan sudah menghapus file film menghebohkan itu, tapi memang masih membutuhkan verifikasi, mudah-mudahan tidak berlangsung lama.</p>
<p>Bagi rekan-rekan yang merasa kesulitan melakukan akses ke YouTube, jangan buru-buru menyalahkan pihak provider yah&#8230; <img src='http://u2-indonesia.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Berikut ini link yang memuat berita-berita terkait dengan penutupan tersebut :<br />
<a href="http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/04/tgl/04/time/172707/idnews/918554/idkanal/399">APJII blokir YouTube lewat IIX</a><br />
<a href="http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/04/tgl/05/time/094059/idnews/918665/idkanal/399">ISP takluk pada surat sakti Depkominfo, YouTube &#8220;dienyahkan&#8221; dari Indonesia</a><br />
<a href="http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/04/tgl/05/time/115907/idnews/918736/idkanal/399">Selain YouTube, MySpace dan Multiply juga Diblokir !</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://u2-indonesia.com/2008/04/05/penutupan-akses-ke-youtube/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
