Joshua Tree Super Deluxe Edition: The Review
Akhirnya…
tanggal 5 Januari yang lalu, pesanan dari amazon sampai juga di Bandung dengan selamat
Datang dengan box berwarna hitam dan kuning emas.
Disertai dengan pita pembatas berwarna hitam didalamnya terdapat 2 keping CD audio dan 1 keping DVD; 1 buah amplop coklat yang dihiasi logo Joshua Tree dengan konsep emboss - amplop ini berisi 5 lembar gambar hasil jepretan Anton Corbijn ; dan 1 buah buku yang berisi notes dari Bill Flanagan, Bono, Adam Clayton, Brian Eno, Daniel Lanois, Anton Corbijn, Steve Averill, David Batstone, René Castro dan The Edge.
Buku dengan disain hardcover tersebut juga memuat lirik dari lagu-lagu yang terdapat dalam Joshua Tree, dan beberapa foto.
Over all, packaging-nya cukup eksklusif; seperti yang sudah-sudah.

Aku tidak bisa berkomentar apa-apa mengenai Disc One yang berisi remastered-nya album Joshua Tree ![]()
Untuk Disc Two, sebagian besar lagunya sudah sering kita dengar; tinggal 4 lagu terakhir saja yang bisa dibilang baru untuk telinga kita (tracking list dapat dilihat kembali disini)
Ada yang belum mendengarkan ke-empat lagu tersebut ?
Wave Of Sorrow (Birdland)
Desert Of Our Love
Rise Up
Drunk Chicken / America
Ke-empatnya memiliki nuansa yang berbeda-beda. Tapi yang sedang menjadi favoritku adalah Desert of Our Love dan Rise Up.
Wave of Sorrow kuat di lirik… ada yang punya pendapat lain ?
Sedangkan 2 lagu yang sedang aku gandrungi memiliki musik yang keren !
Well, Drunk Chicken / America itu….. silahkan dinikmati saja dulu, baru berkomentar
Bonus Disc-nya, berisi rekaman konser di Paris, tahun 1987; rekaman dokumentasi perjalanan U2 di Amerika; dan 2 buah video klip “with or without you” dan “Red Hill Mining Town”.
Rekaman audio dari konsernya pernah aku bahas disini.
Kualitas gambar pada rekaman konsernya tidak perlu diragukan, very nice and clean.
Geli juga rasanya melihat gambaran para personil 20 tahun yang lalu…
Bono sedang berada dalam masa super-duper-ganteng… *halah*
The Edge terlihat cool *cooleuheu maksudnya… tanyakan pada urang sunda*
Adam (dari dulu hingga sekarang) tetap keren, sedangkan Larry dengan muka jutek-nya yang cakep itu sudah cukup untuk menghipnotis orang-orang seperti aku, duduk manis di depan layar TV ![]()
Anyway, beberapa penggalan rekaman konser ini bisa diperoleh di YouTube.
Tapi ada sesuatu yang menarik untuk dicermati dari rekaman ini.
Beberapa orang yang tidak terlalu mengenal U2 sering berkata bahwa Bono dengan kacamatanya hanyalah sebuah usaha untuk menempelkan identitas diri semata.
Bono sendiri beberapa kali mengatakan bahwa matanya sangat sensitif terhadap cahaya.
Nah, selama menyaksikan rekaman konser Joshua Tree ini, silahkan menghitung sendiri berapa kali Bono mengedip-ngedipkan matanya. Kedipan yang menurutku sangat tidak wajar untuk mata normal *aha, kebetulan aku punya problem cukup berat dengan mata.. jadi bisa dibilang cukup kenal dengan beberapa gejala mata tidak normal*
Bagian yang tidak kalah keren dari Bonus Disc ini adalah dokumenter perjalanan The Lads di America.
Senang rasanya bisa melihat bagaimana tingkah mereka diluar panggung dan studio rekaman.
Kita juga bisa menyimak seperti apa selera para personil dalam memilih sepatu boot-nya.
O ya, session di toko sepatu boot ini merupakan favoritku… melihat Larry bertanya pada teman-temannya mengenai sepatu yang dipilihnya, dan menyimak komentar-komentar mereka terhadap boot yang dipajang, cukup kocak !
Tidak hanya itu, tapi kita juga bisa melihat sesi rehearsals mereka, mini concert mereka di sebuah pub, leisure time yang diisi dengan bermain billyard, juga sesi pemotretan oleh Anton Corbijn maupun majalah TIME.
Sepotong celetukan Bono pada sesi pemotretan dengan Anton Corbijn, cukup membuat aku mengerti kenapa beberapa foto mereka terlihat jutek
Aku sangat menyarankan kalian untuk memiliki Bonus Disc ini, supaya bisa lebih kenal dengan para personil… bukan hanya Bonus Disc pada Joshua Tree Anniversary saja lho !
Dan ingat…
pesan dari papa Bono, jangan beli bajakan !
![]()
Popularity: 66% [?]
Leave a Reply