Blog

Home » Blog » Album baru dalam sebuah diskusi

Album baru dalam sebuah diskusi

Dalam sebuah forum diskusi pada salah situs U2, sedang membahas mengenai album baru yang saat ini sedang digarap oleh para personil U2. Topik ini menjadi hangat kembali setelah pernyataan Bono dalam sebuah wawancara singkat mengenai pembuatan album baru mereka.
Pada forum diskusi tersebut memang sangat kental dengan unsur tebak-tebakan, bakalan seperti apa kira-kira album ke-16 nantinya. Ada yang mengharapkan munculnya konsep Achtung baby kembali, atau konsep yang diusung pada All that you can’t leave behind dan How to dismantle an atomic bomb. Ada juga yang berharap agar U2 tidak ‘bereksperimen’ dengan alat musik canggih seperti yang mereka lakukan pada POP. Bahkan ada juga yang menyayangkan adanya kerjasama U2 dengan ESPN yang dinilai sangat komersil.

Kalo aku ambil kesimpulan terhadap diskusi tersebut, maka bagiku terlihat bahwa sebagian orang (tidak terbatas pada penggemar U2 saja – karena peserta diskusi ada yang mengaku bukan penggemar U2) berharap agar album ke-16 nanti bisa mirip-mirip dengan album U2 sebelumnya yang mereka senangi (sesuai selera masing-masing).

Well, moderator pada forum tersebut akhirnya membuat sebuah rangkuman dan pendapat pribadinya atas topik tersebut.
Menurutnya, apa yang dapat kita harapkan atau inginkan dari seorang ‘artis (seniman)’ adalah agar mereka tetap melakukan apa yang telah mereka lakukan dalam profesi ke-artis-annya. Atau dengan kata lain, mereka tetap berkarya sesuai dengan apa yang mereka inginkan.
Tidak peduli bagaimana konsep album U2 nantinya – apakah akan memfokuskan pada penulisan lirik daripada efek sound-system atau pekerjaan studio lainnya, tapi jika kamu berkata bahwa kamu adalah penggemar U2, maka hargailah album tersebut sebagai suatu hasil dari rangkaian pekerjaan yang dilakukan oleh sekumpulan musisi. You don’t have to like it, but you do have to (or you should) respect that they stayed true to themselves.

This entry was posted in Blog and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.