The founding father !

No Comments »

May 10th, 2006

Bagi mereka yang hanya tau U2 sekilas saja, kemungkinan besar tidak akan nyangka bahwa pemilik band besar ini justru adalah orang yang selalu nyungsep dibalik drum-set dan kurang menyukai publisitas.
Hmm.. bukan tipikal pendiri band pada umumnya.

Blog-Larry

Pengumuman yang dipasang Larry-lah merupakan cikal-bakal sebuah band besar yang belakangan sempat menjual album sebanyak 15 juta kopi diseluruh dunia, lewat Joshua Tree (1987). Laurence Mullen lahir di Dublin tanggal 31 Oktober 1962, murid Mount Temple Comprehensive School, sebelum bersekolah di sini, ia belajar di Scoil Naomh Colmchille, sekolah yang pengajarannya memakai bahasa Gaelic (bahasa Irlandia).

Larry sangat tertarik pada musik. Ia belajar piano di Dublin College of Music, Chatham Row. Namun, saat berumur 9 tahun, ia tertarik pada drum. Guru pianonya langsung memberitahu orang tua Larry ketika mengetahui ketertarikannya.
Larry Snr. dan istrinya, Maureen, sangat mendukung anak mereka. Bahkan mereka meminta Joe Bonnie, seorang drummer lepas terbaik di negara itu, untuk mengajarkan anak mereka.
Larry Snr. juga memberi hadiah sebuah 1 set drum sebagai hadiah ulang tahunnya. Larry Jnr. sangat serius dalam berlatih. Ia mengambil teknik drum yang diajarkan Joe, dan mengikuti gaya permainan drum yang ia lihat di acara musik terkenal, Top Of The Pops.

Ayahnya menganjurkan untuk bergabung dengan marching band di daerah tempat tinggalnya, Artane Boys Band. Tetapi, ia akhirnya tidak mau datang ke latihan marching band itu lagi setelah diberi tahu kalau rambut blonde panjangnya harus dipotong. Ia pun memilih untuk bergabung dengan Post Office Worker Band selama 2 tahun. Larry Jnr. pun mulai mencari uang sendiri lewat band Drifting Cowboys yang memainkan lagu-lagu western dan country.

Ia mulai bosan bermain dengan band orang lain saat ia berumur 14 tahun. Larry ingin membuat band sendiri. Kebetulan pada saat itu ia bertemu Adam Clayton, murid baru Mount Temple School yang kabarnya seorang bassist. Larry langsung meminta Adam yang berpenampilan eksentrik ini (meski begitu, Larry menganggapnya murid paling cool) untuk ikut band-nya dan Adam setuju.

Akhirnya Larry nekad memasang iklan disekolahnya untuk mencari anggota band lainnya.
Terbentuklah band-nya Larry dengan personel : Bono, Dave (Bono mengganti nama Dave menjadi The Edge), Dik (kakanya The Edge), Adam dan Larry sendiri tentunya. Latihan pertama diadakan dirumah Larry dan mereka sepakat untuk memberi nama band itu Feedback yang terinspirasi dari suara amplifier milik Adam.

Hal pertama yang saya ingat tentang Larry yaitu pada saat kami pertama kali latihan di dapur rumahnya. Banyak cewek yang memanjat dinding rumahnya dan mengintipnya dari jendela. Larry meminta mereka pergi, tapi mereka tidak bergeming. Lalu, ia menyemprot cewek-cewek itu dengan selang air“, kata Bono terheran-heran.
Larry yang tergolong keren itu memang sangat populer di kalangan cewek di lingkungannya.

Di tahun 1977, Larry kembali kehilangan anggota keluarganya. Ibunya, Maureen meninggal karena kecelakaan mobil. Larry sangat kehilangan dan hampir memutuskan untuk tidak meneruskan bandnya, untung ada Bono (yang kebetulan mengalami hal yang sama) di sampingnya yang selalu berusaha memberi semangat.

Berkat dukungan guru mereka, Feedback diizinkan latihan seminggu 3 kali di gym milik sekolah.
Pada masa itu, band-nya Larry masih bernama The Hype & mereka masih merupakan band cover version. Larry akhirnya bosan kemudian mencoba membuat lagu sendiri. Lagu pertama mereka adalah Street Missions.
Larry dan teman2nya ingin sekali melawan tradisi band-band di sekitar mereka yang hanya memainkan lagu-lagu orang lain. Diawal pembentukannya, justru Larry-lah yang paling dominan dalam membuat lagu.
Menurut pengakuan Larry, saat mendirikan band ia sama sekali tidak berniat membuat band beraliran Rock ‘n Roll. Yang ada dipikirannya hanyalah mengasah kemampuan musik, malahan Larry sempat akan membuat band-nya menjadi band yang mengusung lagu-lagu religi !

Walaupun Larry merupakan pendiri band besar ini, tapi dia sendiri nyaris gagal jadi anggota U2 !
Sebuah kejadian, ketika mereka tinggal menunggu waktu untuk menandatangani kontrak, mendadak bos label tersebut urung melanjutkan niatnya dengan alasan tidak suka dengan permainan drum Larry ! Walaaaah….

Sang bos mengancam dengan keras bahwa jika Larry tidak diganti, dia menolak tandatangan kontrak ! Pasalnya permainan drum Larry memang hanya mengandalkan semangat plus insting semata.
Tiga personil lainnya bersikeras untuk mempertahankan Larry, mereka bahkan sempat bersitegang dengan sang bos & perdebatan akhirnya dimenangkan oleh U2.

Keputusan yang tidak salah sama sekali. Terbukti bahwa permainan Larry menjadi salah satu ciri yang paling menonjol dalam setiap lagu U2. Pukulannya terasa sangat menyatu dengan jiwa U2. “Hentakan bass drum Larry-lah sebenarnya membbuat U2 menjadi band rock ‘n roll sejati !” kata Bono.

Seperti kata pepatah, makin tinggi pohon, makin kencang angin bertiup. Hal itu dialami oleh Larry dkk diawal karir mereka.
Baru aja siap mentas, pers lokal langsung menyerbu dengan macam-macam tudingan.
U2 sempat di-cap kacang lupa kulitnya.
Mendengar berita seperti itu, Larry sangat murka sampai mengeluarkan balasan dengan yang cukup pedas; bahwa para wartawan tabloin hanyalah menjual sampah !

Kami tidak akan melupakan akar kami. Jika apa yang kalian katakan itu benar, maka kalian seharusnya sekarang sedang melihat kami makan-makan ditempat mewah sambil menyantap caviar. Tapi kenyataannya tidak seperti itu kan ? Dari taun 1983 sampai sekarang kami tetap bagian dari kaum pekerja yang banting tulangmencari uang. We are still working class men” tegas Larry dengan sangat sengit.

U2 kemudian dituding sebagai juru bicara kaum separatis Irlandia lantaran sering menyinggung soal politik lewat lirik-lirik mereka. Saat itu, Larry lagi yang duluan maju kedepan pers.
Yeah, kami sering disalah-artikan. Kami memang tanggap terhadap masalah-masalah politik, tapi saya berani bilang bahwa kami bukan partisipan” Larry menjelaskan dengan berapi-api.

Yang paling seru kemudian adalah ketika pers menuding Larry (mungkin juga anggota U2 lainnya) cuma berlindung dibalik nama besar Bono.

Aku secara pribadi menilai tudingan ini sangat keterlaluan, mengingat Bono tidak mungkin bisa berkoar-koar didunia politik jika tidak memiliki nama besar dari U2 sebelumnya

Kalau memiliki sahabat paling baik didunia dianggap sebagai hiding behind someone, saya rasa itu adalah salah saya. Tapi bukan itu yang terjadi karena kami semua kawan baik di band ini” begitu tanggapan Larry.

Sampai saat ini, status Larry masih single, tapiiiii…
Sejak SMA dia sudah samen laven sama Ann Acheson. Mereka sudah memiliki sepasang anak, Aaron Elvis (04 okt 95) and Ava (23 des 98).
Larry sangat meng-idola-kan Elvis Presley, makanya nama anaknya juga nyontek dari nama idola-nya -D
Selain Elvis, Larry juga termasuk pencinta berat Moge !

Ketika Larry & grup-nya berkunjung kerumah Elvis Presley disela-sela tur Joshua Tree, Larry-lah yang terlihat paling antusias. Dia sampai memohon pada penjaga rumah tersebut agar di-ijinkan untuk berfoto diatas Moge-nya Elvis !

(sumber: HAIKlip)

Popularity: 12% [?]

Leave a Reply

Type your name. This field is required 
Type your email. I won't give it to anybody. This field is required 

Type your Website/Blog URL. Just leave it if you don't have any.