All that you can’t leave behind (Okt 2000)
UK Chart Pos: [1] USA Chart Pos:[1]
Island Records, Producer: Brian Eno, Daniel Lanois, Steve Lillywhite
Kembali ke pola lama benar-benar dilakukan U2 di album yang banyak menyimpan hits ini. Dengan back-up 3 produser yang paham betul akan musik U2, menjadikan album ini sebuah landscape dari eksperimen paling elastis dari album-album U2 yang lain.
Wild Honey, Beautiful day serta Kite menjadi pembuktian kembalinya U2 ke gaya lama mereka . Sementara Stuck in the moment menjadi ode bagi Michael Hutchence, frontman INXS yang juga merupakan sobat karib Bono, yang memutuskan untuk bunuh diri.
Pertama kali denger isi dari album ke-13 ini, kata pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah: “akhirnya….”
Akhirnya U2 back to basic.
Puas menjelajahi wilayah musik lain, U2 memang kembali ke akarnya, SIMPLE ROCK n ROLL !
Tidak ada lagi lagu-lagu dengan sound ngejelimet, seluruh lagu yang dikemas di album ini sukses membawa penggemar U2 bernostalgia.
Album ini juga berhasil menambahkan 6 koleksi GRAMMY, masing-masing untuk kategori:
- Best Rock Performance By A Duo Or Group With Vocal untuk lagu Beautiful Day di tahun 2000 - 43rd Annual GRAMMY Awards
- Song Of The Year untuk lagu Beautiful Day di tahun 2000 - 43rd Annual GRAMMY Awards
- Record Of The Year untuk lagu Beautiful Day di tahun 2000 - 43rd Annual GRAMMY Awards
- Best rock performance by a duo or group untuk lagu Elevation di tahun 2001 - 44th Annual GRAMMY Awards
- Best Pop performance by a duo or group with vocal untuk lagu Stuck in a moment you can’t get out of di tahun 2001 - 44th Annual GRAMMY Awards
- Record of the Year untuk lagu Walk On di tahun 2001 - 44th Annual GRAMMY Awards
(source: Haiklip)
Popularity: 10% [?]